MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Minim Anggaran, Perhatian terhadap Perempuan di Aceh Masih Rendah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 Desember 2024
in Daerah
0

Aktivis perempuan, Suraiya Kamaruzzaman | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aktivis perempuan, Suraiya Kamaruzzaman, menyoroti minimnya perhatian terhadap isu perempuan di Aceh pasca MoU Helsinki.

Meskipun sejumlah kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan telah dibuat, seperti Qanun Pemberdayaan Perempuan, implementasinya dinilai belum optimal.

RelatedPosts

Terekam CCTV, PKL yang Kuasai Trotoar dan Bahu Jalan Ulee Lheue Ditertibkan

Dinsos Banda Aceh Perkuat Validitas Data Bansos, Fasilitator SLRT Dilatih Kuasai SIKS NG 2026

Pemkab Aceh Besar Akan Perluas Program Beut Kitab ke Seluruh Sekolah Negeri

Menurut Suraiya, masalah mendasar ada pada minimnya anggaran yang dialokasikan untuk isu-isu perempuan. Berdasarkan data anggaran yang mendukung perempuan hanya sebesar 0,12 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

“Angka itu sangat kecil, padahal persoalan kekerasan terhadap perempuan di Aceh sangat tinggi,” kata Suraiya dalam diskusi publik di Banda Aceh, Jumat (13/12/2024).

Pendiri Flower Aceh ini juga menyoroti berbagai permasalahan perempuan yang mendesak, seperti pernikahan anak, rendahnya partisipasi perempuan dalam politik, stunting, dan angka kematian ibu.

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengalokasikan program untuk meningkatkan kapasitas perempuan dan membangun kesadaran masyarakat agar lebih menerima perempuan sebagai pemimpin.

“Termasuk partisipasi perempuan di politik juga masih rendah padahal perempuan itu lebih dari setengah populasi Aceh,” ucapnya.

Suraiya berharap pada kepemimpinan mendatang, Muzakir Manaf (Mualem) sebagai Gubernur Aceh adanya keberpihakan lebih besar terhadap perempuan. Apalagi Mualem pernah menjabat sebagai wakil Gubernur Aceh beberapa tahun lalu.

“Sebagai salah satu tokoh yang pernah memimpin Aceh, Mualem punya kesempatan untuk menunjukkan dukungan nyata terhadap perempuan di Aceh,” tambahnya.

Tags: Aktivis perempuanMoU HelsinkiPemberdayaann perempuanPemimpin PerempuanPernikahan AnakSuraiya Kamaruzzaman
Previous Post

Diperkuat Eks Liga 1 dan Jebolan PON, Modal Persikab Arungi Liga Nusantara

Next Post

USK Siap Bersinergis dengan Muzakir Manaf untuk Pendidikan Aceh Lebih Maju

Related Posts

Gubernur Aceh Minta Revisi UUPA Sesuai MoU Helsinki

Gubernur Aceh Minta Revisi UUPA Sesuai MoU Helsinki

by Ulfah
16 September 2025
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan pentingnya revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang sedang dibahas DPR RI dan Pemerintah...

Kanwil BPN Aceh Serahkan Sertifikat HKB untuk Eks Kombatan GAM Hingga Korban Konflik di Pijay

Kanwil BPN Aceh Serahkan Sertifikat HKB untuk Eks Kombatan GAM Hingga Korban Konflik di Pijay

by Redaksi
15 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Aceh lakukan Penyerahan Sertifikat Hak Kepemilikan Bersama untuk Mantan Kombatan...

20 Tahun Damai, Eks Kombatan GAM Kembali Suarakan Penuntasan Poin-poin MoU Helsinki

20 Tahun Damai, Eks Kombatan GAM Kembali Suarakan Penuntasan Poin-poin MoU Helsinki

by Riska Zulfira
6 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Dua dekade pasca perjanjian damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Indonesia yang diperingati tiap 15 Agustus,...

Next Post

USK Siap Bersinergis dengan Muzakir Manaf untuk Pendidikan Aceh Lebih Maju

Sempat Kabur Selama 17 Hari, Buron Narkotika Kembali Ditangkap di Langsa

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co