55 Perpustakaan Desa di Aceh Besar Terima Bantuan 1.000 Buku dari Perpusnas RI

Anak-anak Desa Jruek Balee, Aceh Besar memanfaatkan buku bantuan dari Perpusnas RI, Rabu (16/7/2025). | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Bagikan

55 Perpustakaan Desa di Aceh Besar Terima Bantuan 1.000 Buku dari Perpusnas RI

Anak-anak Desa Jruek Balee, Aceh Besar memanfaatkan buku bantuan dari Perpusnas RI, Rabu (16/7/2025). | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

MASAKINI.CO – Sebanyak 55 perpustakaan desa di Kabupaten Aceh Besar tahun ini mendapat bantuan masing-masing 1.000 buku beserta rak buku dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat hingga ke tingkat desa.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar, Fazlun, mengatakan bahwa bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses literasi di daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Aceh Besar menjadi kabupaten penerimaan terbanyak di Provinsi Aceh. Tahun 2024 telah diterima sebanyak 47 lembaga dan 2025 sebanyak 55 lembaga perpustakaan desa.

“Buku-buku ini langsung kami distribusikan ke pustaka-pustaka gampong, dan saat ini sudah mulai dimanfaatkan bagi masyarakat,” kata Fazlun, Rabu (16/7/2025).

Saat ini, dari total 604 desa di Aceh Besar, baru 120 desa yang memiliki perpustakaan gampong. Fazlun berharap dukungan serupa terus berlanjut sehingga seluruh desa di Aceh Besar dapat memiliki perpustakaan sendiri.

“Jadi bantuan ini kita upayakan secara bertahap, terutama bagi 120 perpustakaan desa yang ada adu Aceh dapat menerima bantuan,” sebutnya.

Selain buku, Aceh Besar juga memperoleh satu unit mobil perpustakaan keliling. Program ini ditargetkan dapat menumbuhkan budaya baca di kalangan masyarakat, sekaligus mengurangi kecenderungan anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai.

“Apalagi sudah ada aturan yang mengatur pengelolaan perpustakaan. Setiap desa mengalokasikan Rp400 ribu per bulan untuk dua petugas perpustakaan,” ujarnya.

Dengan bantuan dari pusat, Pemkab Aceh Besar menargetkan seluruh desa nantinya memiliki pustaka gampong yang aktif melayani masyarakat.

“Bahkan kami menargetkan pojok baca di warung kopi dan sejumlah SPBU akan semakin digencarkan dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tuturnya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist