MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

7 WNI Jadi Korban TPPO di Myanmar, 4 Diantaranya Warga Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 September 2025
in News
0
7 WNI Jadi Korban TPPO di Myanmar, 4 Diantaranya Warga Aceh

Tindak pidana perdagangan orang atau TPPO | Foto : www.freepik.com

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tujuh WNI diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar, empat di antaranya berasal dari Aceh. Hingga kini, keberadaan mereka belum diketahui pasti dan dikhawatirkan terancam keselamatan.

Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau akrab disapa Haji Uma, menyatakan pihaknya telah menyurati Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI) dan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon untuk mendorong upaya perlindungan dan penyelamatan para korban.

RelatedPosts

Hilal Tak Terlihat, Awal Ramadan 1447 H Dipastikan Jatuh pada 19 Februari 2026

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga Pidie Jaya

Penjualan Bumbu Siap Masak di Pasar Rukoh Meningkat Saat Meugang

“Kita telah berkoordinasi dan menyurati Kemenlu serta KBRI di Myanmar, meminta proteksi terhadap tujuh WNI korban TPPO, empat di antaranya warga Aceh. Mereka saat ini belum ditemukan dan butuh perlindungan segera,” kata Haji Uma, Senin (15/9/2025).

Berdasarkan laporan keluarga yang diterima Haji Uma, para korban terdiri dari enam laki-laki dan satu perempuan. Dari Aceh, ada tiga warga Lhokseumawe yakni M. Taisar, Maulana Annur, dan Malik Rizky, serta satu warga Aceh Besar, Prabu Agung Pranata.

Selain itu, terdapat dua korban asal Sumatera Utara, yaitu Bayu Prayogi dan Timur Agum Shallfalih dari Deli Serdang. Seorang korban perempuan lainnya berasal dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bernama Nur Hasanah.

Ketujuhnya dilaporkan disekap dan dipaksa bekerja oleh jaringan perekrut ilegal di daerah Shwe Kokko, Myanmar, kawasan yang dikenal rawan praktik perdagangan orang.

Haji Uma menyebut, KBRI Yangon telah menanggapi laporan tersebut dan berkomitmen menelusuri keberadaan para korban. Namun, ia mengakui bahwa penanganan kasus ini menghadapi hambatan besar.

“KBRI menyampaikan kesulitan karena situasi keamanan di Myanmar yang tidak kondusif serta lemahnya penegakan hukum di sana. Meski demikian, mereka tetap berupaya maksimal memberikan bantuan hukum, administrasi, hingga imigrasi bagi WNI,” jelasnya.

Haji Uma menegaskan bahwa keselamatan WNI di luar negeri adalah tanggung jawab negara. Ia juga mengingatkan masyarakat Aceh dan Indonesia secara umum agar lebih berhati-hati menerima tawaran kerja di luar negeri melalui jalur tidak resmi.

“Masyarakat harus memastikan keberangkatan melalui mekanisme resmi dan pengawasan pemerintah agar tidak terjebak sindikat ilegal. Pencegahan lebih penting agar kasus serupa tidak terulang,” tegasnya.

Tags: MyanmarTPPOWNI
Previous Post

Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan Sepeda Motor dan Sparepart Asal Thailand

Next Post

Kasus Pencurian di Bener Meriah Berakhir Damai

Related Posts

DPO Perdagangan Orang Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Langsa

by Riska Zulfira
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - DPO tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang Kejaksaan Negeri Lhokseumawe berhasil ditangkap Tim...

Terdakwa TPPO Anak Divonis 7 Tahun Penjara

by Riska Zulfira
14 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara kepada Rohamah, terdakwa kasus tindak pidana perdagangan...

Sepekan, Sudah 1.084 Rohingya Masuk Aceh

Usai Dilaporkan Gambia, ICJ Mendengar Kasus Genosida Dialami Rohingya

by Ahmad Mufti
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pengadilan Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, sedang mendengar kasus penting yang diajukan Gambia pada tahun 2019. Negara Afrika...

Next Post
Kasus Pencurian di Bener Meriah Berakhir Damai

Kasus Pencurian di Bener Meriah Berakhir Damai

Bonus PON Tak Kunjung Dibayar, Atlet Hapkido Aceh Hilang Semangat Latihan hingga Terlilit Utang

Bonus PON Tak Kunjung Dibayar, Atlet Hapkido Aceh Hilang Semangat Latihan hingga Terlilit Utang

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co