MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan penyaluran bantuan pangan untuk warga berpenghasilan rendah berjalan transparan dan tepat sasaran.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, menegaskan bahwa proses distribusi akan diawasi ketat berbasis data digital agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
Pada program bantuan pangan Oktober–November 2025 ini, setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, atau setara 10 kilogram beras dan 2 liter minyak per bulan.
Total penerima manfaat di Banda Aceh tercatat sebanyak 9.996 keluarga, sedikit menurun dibanding periode sebelumnya yang mencapai lebih dari 10 ribu penerima.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat kita di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Selain untuk menjaga ketahanan pangan, juga menjadi bagian dari upaya menekan inflasi daerah,” kata Illiza, Kamis (30/10/2025).
Illiza menjelaskan, Pemko Banda Aceh menggunakan basis data terintegrasi yang bisa diakses secara transparan oleh kecamatan dan gampong melalui aplikasi pendataan sosial. Dengan sistem ini, penerima bantuan dapat dipantau dan diverifikasi secara terbuka oleh pemerintah maupun masyarakat.
“Saya sudah menegaskan kepada aparatur kecamatan dan gampong agar penyaluran benar-benar adil dan tepat sasaran. Ini uang rakyat untuk rakyat, jadi jangan ada penyimpangan,” tegasnya.
Wali kota juga menyoroti adanya penurunan jumlah penerima bantuan yang kemungkinan terkait dengan penurunan tingkat kemiskinan di Banda Aceh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Banda Aceh saat ini berada di 5,6 persen, turun sekitar 1,5 persen dari tahun sebelumnya.
“Kita akan sinkronkan kembali data dari BPS dan Dinas Sosial agar satu data dan lebih akurat. Kalau pengurangannya karena warga makin sejahtera, tentu ini kabar baik,” ujarnya.
Pada tahap ini, Kota Banda Aceh disalurkan 199.920 kilogram beras dan 39.984 liter minyak goreng. Adapun jumlah penerima tersebar di sembilan kecamatan, di antaranya Kecamatan Baiturrahman sebanyak 1.330 PBP, Banda Raya 901, Jaya Baru 881, Kuta Alam 1.269, Kuta Raja 903, Lueng Bata 1.204, Meuraxa 1.149, Syiah Kuala 1.190, dan Ulee Kareng 1.169 penerima bantuan.










Discussion about this post