MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Muara Dangkal, Nelayan Kuala Idi Keluhkan Sulitnya Kapal Keluar Masuk Pelabuhan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 November 2025
in Daerah
0

Wakil gubernur Aceh melakukan peninjauan langsung ke muara Kuala Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. | Foto: Biro Adpim Setda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nelayan di kawasan Kuala Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan kondisi muara yang semakin dangkal dan menyulitkan aktivitas mereka keluar masuk pelabuhan.

Akibat pendangkalan tersebut, banyak kapal nelayan harus menunggu air pasang agar bisa berlayar, bahkan sebagian terpaksa melakukan bongkar muat hasil tangkapan di tengah laut.

RelatedPosts

Wabup Aceh Besar Serahkan Dua Rumah Tahan Gempa untuk Warga Dhuafa di Blang Bintang

Sambut Ramadan 1447 H, Forkopimda Banda Aceh Terbitkan Seruan Bersama

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Keluhan itu disampaikan langsung oleh para nelayan saat Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi Rayeuk, Jumat (7/11/2025).

Salah satu tokoh nelayan, Husaini, menyebutkan bahwa kondisi muara Kuala Idi kini semakin memprihatinkan. Menurutnya, kapal nelayan sering kandas dan hanya bisa melintas saat air laut sedang pasang.

“Muara ini sudah sangat dangkal. Kapal nelayan sulit keluar masuk pelabuhan dan hanya bisa lewat saat pasang. Kami berharap ada pengerukan dan penambahan jetty supaya kapal bisa bergerak lebih mudah,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Fadhillah menyampaikan bahwa muara Idi Rayeuk ini mengalami pendangkalan yang cukup serius. Ia menegaskan bahwa pendangkalan muara berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi nelayan.

“Kasihan para nelayan, kalau air lagi surut, kapal yang membawa ikan harus melakukan lansir di tengah laut. Ini tentu menyulitkan dan menambah biaya operasional. Mudah-mudahan solusi seperti pengerukan bisa segera dilakukan oleh UPTD bersangkutan,” ujarnya.

Fadhlullah menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurutnya, muara yang dangkal bukan hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga memengaruhi distribusi hasil tangkapan ikan ke pasar yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan masyarakat pesisir.

“Kita ingin memastikan bahwa aktivitas nelayan bisa berjalan normal kembali. Karena sektor perikanan adalah sumber penghidupan utama masyarakat di sini. Pemerintah Aceh akan mendorong agar persoalan ini segera ditangani,” kata Wakil Gubernur.

Ia berharap koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat mempercepat penanganan muara agar nelayan tidak terus dirugikan.

“Kita ingin dengar langsung suara masyarakat, supaya solusi yang diambil tepat sasaran. Program pemerintah di bidang perikanan harus berpihak pada nelayan dan mendukung kelancaran kegiatan ekonomi mereka,” pungkas Fadhlullah.

Tags: Keluhan nelayanNelayan Aceh TimurPemerintah AcehWagub Aceh Fadhlullah
Previous Post

Hilang Kendali, Satu Unit Truk Terbalik di Kawasan Gunung Geurutee

Next Post

Bea Cukai Aceh Jelaskan Alasan Pajak Belanja Barang dari Luar Negeri Lebih Tinggi

Related Posts

Pesawat Simulasi dan Gedung A2 Asrama Haji Aceh Diresmikan, Wagub Soroti Harga Tiket

by Riska Zulfira
16 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pesawat simulasi manasik dan Gedung A2 Grand Misfalah yang dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2025...

Potret Suka Cita Meugang Idulfitri di Banda Aceh

Bantuan Meugang Presiden Wajib Dibagikan dalam Bentuk Daging, Bupati Diminta Segera Belanja Sapi Lokal

by Redaksi
14 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menegaskan bahwa Bantuan Meugang Presiden menjelang Ramadan 2026 wajib disalurkan dalam bentuk daging, bukan uang tunai....

Pesawat Boeing 737 Disiapkan Jadi Wahana Manasik Haji di Asrama Haji Aceh

by Riska Zulfira
1 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menyiapkan pesawat Boeing 737 non-operasional sebagai wahana pendukung manasik haji dan umrah di kawasan Asrama Haji...

Next Post

Bea Cukai Aceh Jelaskan Alasan Pajak Belanja Barang dari Luar Negeri Lebih Tinggi

MTQ Aceh ke-31 Siap Ditutup dengan Penuh Keharuan dan Kebanggaan

MTQ Aceh ke-31 Siap Ditutup dengan Penuh Keharuan dan Kebanggaan

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co