MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Muara Dangkal, Nelayan Kuala Idi Keluhkan Sulitnya Kapal Keluar Masuk Pelabuhan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 November 2025
in Daerah
0

Wakil gubernur Aceh melakukan peninjauan langsung ke muara Kuala Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. | Foto: Biro Adpim Setda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nelayan di kawasan Kuala Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan kondisi muara yang semakin dangkal dan menyulitkan aktivitas mereka keluar masuk pelabuhan.

Akibat pendangkalan tersebut, banyak kapal nelayan harus menunggu air pasang agar bisa berlayar, bahkan sebagian terpaksa melakukan bongkar muat hasil tangkapan di tengah laut.

RelatedPosts

Pemprov Aceh Cairkan THR untuk 41 Ribu ASN, Total Rp205,7 Miliar

Wali Kota Banda Aceh Buka BSI Fest Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman

636 Pasukan Oranye Banda Aceh Terima Paket Lebaran

Keluhan itu disampaikan langsung oleh para nelayan saat Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi Rayeuk, Jumat (7/11/2025).

Salah satu tokoh nelayan, Husaini, menyebutkan bahwa kondisi muara Kuala Idi kini semakin memprihatinkan. Menurutnya, kapal nelayan sering kandas dan hanya bisa melintas saat air laut sedang pasang.

“Muara ini sudah sangat dangkal. Kapal nelayan sulit keluar masuk pelabuhan dan hanya bisa lewat saat pasang. Kami berharap ada pengerukan dan penambahan jetty supaya kapal bisa bergerak lebih mudah,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Fadhillah menyampaikan bahwa muara Idi Rayeuk ini mengalami pendangkalan yang cukup serius. Ia menegaskan bahwa pendangkalan muara berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi nelayan.

“Kasihan para nelayan, kalau air lagi surut, kapal yang membawa ikan harus melakukan lansir di tengah laut. Ini tentu menyulitkan dan menambah biaya operasional. Mudah-mudahan solusi seperti pengerukan bisa segera dilakukan oleh UPTD bersangkutan,” ujarnya.

Fadhlullah menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurutnya, muara yang dangkal bukan hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga memengaruhi distribusi hasil tangkapan ikan ke pasar yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan masyarakat pesisir.

“Kita ingin memastikan bahwa aktivitas nelayan bisa berjalan normal kembali. Karena sektor perikanan adalah sumber penghidupan utama masyarakat di sini. Pemerintah Aceh akan mendorong agar persoalan ini segera ditangani,” kata Wakil Gubernur.

Ia berharap koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat mempercepat penanganan muara agar nelayan tidak terus dirugikan.

“Kita ingin dengar langsung suara masyarakat, supaya solusi yang diambil tepat sasaran. Program pemerintah di bidang perikanan harus berpihak pada nelayan dan mendukung kelancaran kegiatan ekonomi mereka,” pungkas Fadhlullah.

Tags: Keluhan nelayanNelayan Aceh TimurPemerintah AcehWagub Aceh Fadhlullah
Previous Post

Hilang Kendali, Satu Unit Truk Terbalik di Kawasan Gunung Geurutee

Next Post

Bea Cukai Aceh Jelaskan Alasan Pajak Belanja Barang dari Luar Negeri Lebih Tinggi

Related Posts

Pemprov Aceh Cairkan THR untuk 41 Ribu ASN, Total Rp205,7 Miliar

by Riska Zulfira
13 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh sejak...

Kemenkum Aceh Dorong Regulasi Daerah untuk Lindungi Kekayaan Intelektual Produk Lokal

by Riska Zulfira
11 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh mendorong Pemerintah Aceh membentuk regulasi daerah terkait pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) guna...

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

by Riska Zulfira
7 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai memperketat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2026. Sekretaris Daerah Aceh, M....

Next Post

Bea Cukai Aceh Jelaskan Alasan Pajak Belanja Barang dari Luar Negeri Lebih Tinggi

MTQ Aceh ke-31 Siap Ditutup dengan Penuh Keharuan dan Kebanggaan

MTQ Aceh ke-31 Siap Ditutup dengan Penuh Keharuan dan Kebanggaan

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co