MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Muara Dangkal, Nelayan Kuala Idi Keluhkan Sulitnya Kapal Keluar Masuk Pelabuhan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 November 2025
in Daerah
0

Wakil gubernur Aceh melakukan peninjauan langsung ke muara Kuala Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. | Foto: Biro Adpim Setda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nelayan di kawasan Kuala Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan kondisi muara yang semakin dangkal dan menyulitkan aktivitas mereka keluar masuk pelabuhan.

Akibat pendangkalan tersebut, banyak kapal nelayan harus menunggu air pasang agar bisa berlayar, bahkan sebagian terpaksa melakukan bongkar muat hasil tangkapan di tengah laut.

RelatedPosts

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

Wabup Aceh Besar Dorong BKM Jadikan Masjid Nyaman dan Sumber Inspirasi Jemaah

Lahan Transmigrasi Jantho dan Seulimeum Masih Terbengkalai, Aceh Besar Siapkan Pengembangan

Keluhan itu disampaikan langsung oleh para nelayan saat Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi Rayeuk, Jumat (7/11/2025).

Salah satu tokoh nelayan, Husaini, menyebutkan bahwa kondisi muara Kuala Idi kini semakin memprihatinkan. Menurutnya, kapal nelayan sering kandas dan hanya bisa melintas saat air laut sedang pasang.

“Muara ini sudah sangat dangkal. Kapal nelayan sulit keluar masuk pelabuhan dan hanya bisa lewat saat pasang. Kami berharap ada pengerukan dan penambahan jetty supaya kapal bisa bergerak lebih mudah,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Fadhillah menyampaikan bahwa muara Idi Rayeuk ini mengalami pendangkalan yang cukup serius. Ia menegaskan bahwa pendangkalan muara berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi nelayan.

“Kasihan para nelayan, kalau air lagi surut, kapal yang membawa ikan harus melakukan lansir di tengah laut. Ini tentu menyulitkan dan menambah biaya operasional. Mudah-mudahan solusi seperti pengerukan bisa segera dilakukan oleh UPTD bersangkutan,” ujarnya.

Fadhlullah menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurutnya, muara yang dangkal bukan hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga memengaruhi distribusi hasil tangkapan ikan ke pasar yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan masyarakat pesisir.

“Kita ingin memastikan bahwa aktivitas nelayan bisa berjalan normal kembali. Karena sektor perikanan adalah sumber penghidupan utama masyarakat di sini. Pemerintah Aceh akan mendorong agar persoalan ini segera ditangani,” kata Wakil Gubernur.

Ia berharap koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat mempercepat penanganan muara agar nelayan tidak terus dirugikan.

“Kita ingin dengar langsung suara masyarakat, supaya solusi yang diambil tepat sasaran. Program pemerintah di bidang perikanan harus berpihak pada nelayan dan mendukung kelancaran kegiatan ekonomi mereka,” pungkas Fadhlullah.

Tags: Keluhan nelayanNelayan Aceh TimurPemerintah AcehWagub Aceh Fadhlullah
Previous Post

Hilang Kendali, Satu Unit Truk Terbalik di Kawasan Gunung Geurutee

Next Post

Bea Cukai Aceh Jelaskan Alasan Pajak Belanja Barang dari Luar Negeri Lebih Tinggi

Related Posts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Irigasi Seunong Rusak, Warga Pidie Jaya Harus Gotong Royong Jaga Aliran Air

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat masyarakat harus bergotong royong secara swadaya...

HUT ke-81 TNI di Aceh Digelar Sederhana, Prajurit Masih Tangani Pascabencana

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Aceh digelar sederhana di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin...

Next Post

Bea Cukai Aceh Jelaskan Alasan Pajak Belanja Barang dari Luar Negeri Lebih Tinggi

MTQ Aceh ke-31 Siap Ditutup dengan Penuh Keharuan dan Kebanggaan

MTQ Aceh ke-31 Siap Ditutup dengan Penuh Keharuan dan Kebanggaan

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co