MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Olahraga

Minim Anggaran, Tim Arung Jeram Banda Aceh Gagal Tampil di Pra PORA Aceh Selatan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
13 November 2025
in Olahraga
0

Atlet Arung Jeram Banda Aceh. | Foto: dok FAJI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Cabang olahraga Arung Jeram Kota Banda Aceh dipastikan gagal mengikuti ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) yang digelar di Kabupaten Aceh Selatan.

Kegagalan tersebut disebabkan oleh minimnya dukungan anggaran dari KONI Banda Aceh, yang hanya mengalokasikan Rp10 juta untuk seluruh kebutuhan tim.

RelatedPosts

Petualangan Wanda Nara Berlanjut, Setelah Icardi Kini Berlabuh ke Bintang Turki

David Beckham Kasih Beban Berat Lagi ke Lionel Messi

Prediksi Hasil Akhir Manchester City vs Newcastle

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Pengcab Kota Banda Aceh, Wardhana Prasetya, menyebutkan bahwa dana tersebut sangat tidak mencukupi untuk menutupi biaya transportasi, konsumsi, akomodasi, serta penginapan selama 10 hari pelaksanaan pertandingan.

“Dana Rp10 juta itu sudah harus mencakup semua kebutuhan 11 orang, termasuk 7 atlet, 1 pelatih, 1 manajer, dan 2 ofisial. Jelas tidak cukup. Akhirnya, dengan berat hati kami memutuskan tidak berangkat,” ujar Wardhana di Banda Aceh, Rabu (13/11/2025).

Ia menjelaskan, proposal kebutuhan anggaran telah diajukan ke KONI Banda Aceh jauh hari sebelumnya, berdasarkan perhitungan realistis tim selama persiapan. Namun, alokasi yang diterima jauh di bawah kebutuhan, bahkan dinilai tidak sebanding dengan total anggaran pembinaan olahraga KONI Banda Aceh yang mencapai hampir Rp1 miliar untuk pelaksanaan Pra PORA tahun ini.

“Selama latihan pun, tidak satu persen pun dibiayai oleh KONI. Semua kebutuhan latihan ditanggung pribadi para atlet. Padahal mereka sudah berbulan-bulan berlatih intensif dan siap tampil membawa nama Banda Aceh,” tegasnya.

Wardhana menilai, kondisi ini mencerminkan kurangnya pemerataan pembinaan dan perhatian KONI Banda Aceh terhadap seluruh cabang olahraga. Ia menyebut, beberapa cabor mendapatkan dukungan lebih besar tanpa transparansi jelas mengenai dasar pembagiannya.

“Kalau pola seperti ini terus berulang, sulit bagi olahraga Banda Aceh untuk berkembang. Target juara umum PORA itu hanya akan jadi mimpi di siang bolong,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan dana hibah KONI. Menurutnya, pengelolaan dana pembinaan olahraga harus dilakukan secara terbuka dan adil agar semua cabang olahraga memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi.

Tags: Arung JeramAtlet arung jeram banda acehPra PORA
Previous Post

Barcelona Dapat Amunisi Baru: Pedri Siap Tempur Lawan Chelsea

Next Post

Bea Cukai Lhokseumawe Soroti Tren dan Bahaya Pakaian Bekas Impor 

Related Posts

Kadisparpora Aceh Besar Lepas Tim Futsal ke Pra PORA Meulaboh

Kadisparpora Aceh Besar Lepas Tim Futsal ke Pra PORA Meulaboh

by Ulfah
18 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar, Abdullah, secara resmi melepas tim futsal Aceh Besar yang akan...

Ratusan Atlet Futsal Aceh Besar Jalani Seleksi Pra PORA

Ratusan Atlet Futsal Aceh Besar Jalani Seleksi Pra PORA

by Alfath Asmunda
13 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 281 atlet Futsal Aceh Besar mengikuti seleksi PRA Pekan Olahraga Raga Aceh (PORA). Seleksi berlangsung di Lapangan...

Pacu Nyali di Lukup Badak

Bermain Arung Jeram di Lukup Badak, Sensasi Berwisata di Bumi Takengon

by Alfath Asmunda
17 Agustus 2024
0

MASAKINI.CO - Kabupaten Aceh Tengah kini melejit menjadi salahsatu tujuan wisata di Provinsi Aceh. Banyak tumbuh penginapan dari kelas biasa...

Next Post
Bea Cukai Lhokseumawe Soroti Tren dan Bahaya Pakaian Bekas Impor 

Bea Cukai Lhokseumawe Soroti Tren dan Bahaya Pakaian Bekas Impor 

2.600 Keluarga di Aceh Besar Berisiko Stunting, Pemerintah Fokus Pencegahan dan Pendampingan

2.600 Keluarga di Aceh Besar Berisiko Stunting, Pemerintah Fokus Pencegahan dan Pendampingan

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co