MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Olahraga

Minim Anggaran, Tim Arung Jeram Banda Aceh Gagal Tampil di Pra PORA Aceh Selatan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
13 November 2025
in Olahraga
0

Atlet Arung Jeram Banda Aceh. | Foto: dok FAJI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Cabang olahraga Arung Jeram Kota Banda Aceh dipastikan gagal mengikuti ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) yang digelar di Kabupaten Aceh Selatan.

Kegagalan tersebut disebabkan oleh minimnya dukungan anggaran dari KONI Banda Aceh, yang hanya mengalokasikan Rp10 juta untuk seluruh kebutuhan tim.

RelatedPosts

Pelindo FC Juara Dunia Mini Soccer Korporasi 2026 di Turki

Kadek Dwi Pecahkan Rekor Dunia Lempar Cakram pada Asian Para Games 2026

Sekda Minta Jadwal PORA XV Aceh Jaya Segera Ditetapkan

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Pengcab Kota Banda Aceh, Wardhana Prasetya, menyebutkan bahwa dana tersebut sangat tidak mencukupi untuk menutupi biaya transportasi, konsumsi, akomodasi, serta penginapan selama 10 hari pelaksanaan pertandingan.

“Dana Rp10 juta itu sudah harus mencakup semua kebutuhan 11 orang, termasuk 7 atlet, 1 pelatih, 1 manajer, dan 2 ofisial. Jelas tidak cukup. Akhirnya, dengan berat hati kami memutuskan tidak berangkat,” ujar Wardhana di Banda Aceh, Rabu (13/11/2025).

Ia menjelaskan, proposal kebutuhan anggaran telah diajukan ke KONI Banda Aceh jauh hari sebelumnya, berdasarkan perhitungan realistis tim selama persiapan. Namun, alokasi yang diterima jauh di bawah kebutuhan, bahkan dinilai tidak sebanding dengan total anggaran pembinaan olahraga KONI Banda Aceh yang mencapai hampir Rp1 miliar untuk pelaksanaan Pra PORA tahun ini.

“Selama latihan pun, tidak satu persen pun dibiayai oleh KONI. Semua kebutuhan latihan ditanggung pribadi para atlet. Padahal mereka sudah berbulan-bulan berlatih intensif dan siap tampil membawa nama Banda Aceh,” tegasnya.

Wardhana menilai, kondisi ini mencerminkan kurangnya pemerataan pembinaan dan perhatian KONI Banda Aceh terhadap seluruh cabang olahraga. Ia menyebut, beberapa cabor mendapatkan dukungan lebih besar tanpa transparansi jelas mengenai dasar pembagiannya.

“Kalau pola seperti ini terus berulang, sulit bagi olahraga Banda Aceh untuk berkembang. Target juara umum PORA itu hanya akan jadi mimpi di siang bolong,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan dana hibah KONI. Menurutnya, pengelolaan dana pembinaan olahraga harus dilakukan secara terbuka dan adil agar semua cabang olahraga memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi.

Tags: Arung JeramAtlet arung jeram banda acehPra PORA
Previous Post

Barcelona Dapat Amunisi Baru: Pedri Siap Tempur Lawan Chelsea

Next Post

Bea Cukai Lhokseumawe Soroti Tren dan Bahaya Pakaian Bekas Impor 

Related Posts

Kadisparpora Aceh Besar Lepas Tim Futsal ke Pra PORA Meulaboh

Kadisparpora Aceh Besar Lepas Tim Futsal ke Pra PORA Meulaboh

by Ulfah
18 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar, Abdullah, secara resmi melepas tim futsal Aceh Besar yang akan...

Ratusan Atlet Futsal Aceh Besar Jalani Seleksi Pra PORA

Ratusan Atlet Futsal Aceh Besar Jalani Seleksi Pra PORA

by Alfath Asmunda
13 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 281 atlet Futsal Aceh Besar mengikuti seleksi PRA Pekan Olahraga Raga Aceh (PORA). Seleksi berlangsung di Lapangan...

Pacu Nyali di Lukup Badak

Bermain Arung Jeram di Lukup Badak, Sensasi Berwisata di Bumi Takengon

by Alfath Asmunda
17 Agustus 2024
0

MASAKINI.CO - Kabupaten Aceh Tengah kini melejit menjadi salahsatu tujuan wisata di Provinsi Aceh. Banyak tumbuh penginapan dari kelas biasa...

Next Post
Bea Cukai Lhokseumawe Soroti Tren dan Bahaya Pakaian Bekas Impor 

Bea Cukai Lhokseumawe Soroti Tren dan Bahaya Pakaian Bekas Impor 

2.600 Keluarga di Aceh Besar Berisiko Stunting, Pemerintah Fokus Pencegahan dan Pendampingan

2.600 Keluarga di Aceh Besar Berisiko Stunting, Pemerintah Fokus Pencegahan dan Pendampingan

Discussion about this post

CERITA

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co