MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Olahraga

Kadek Dwi Pecahkan Rekor Dunia Lempar Cakram pada Asian Para Games 2026

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
21 Oktober 2026
in Olahraga
0

Atlet para-atletik Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia nomor lempar cakram putra. | Foto Humas Kemenpora

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Atlet para-atletik Indonesia, I Kadek Dwi Purwana Yasa, memecahkan rekor dunia lempar cakram putra klasifikasi F57 sekaligus meraih medali emas Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Selasa (20/10/2026).

Atlet berusia 18 tahun asal Bali itu mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter pada kesempatan ketiga. Catatan tersebut melampaui rekor dunia sebelumnya atas namanya sendiri, yakni 48,68 meter, yang dibukukan dalam kejuaraan dunia di Meksiko pada 22 Juli 2026.

RelatedPosts

Sekda Minta Jadwal PORA XV Aceh Jaya Segera Ditetapkan

Presiden FIFA Puji Indonesia Usai Sukses Gelar FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Takluk Lewat Adu Penalti

Kadek Dwi mengawali pertandingan dengan lemparan sejauh 46,79 meter, kemudian meningkat menjadi 47,17 meter pada kesempatan kedua. Lemparan ketiganya memastikan keunggulan yang sulit dikejar pesaing.

Atlet Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, meraih medali perak dengan lemparan sejauh 45,10 meter, sedangkan wakil Irak, Hussein Khazaee, menempati posisi ketiga dengan 45,06 meter.

Bagi Kadek Dwi, keberhasilan di Nagoya bukan sekadar pencapaian di arena olahraga. Ia mempersembahkan medali emas tersebut untuk kedua orang tuanya, di tengah suasana duka setelah ayahnya meninggal dunia belum lama ini.

“Medali ini saya persembahkan untuk ibu dan bapak saya,” ujarnya, mengutip infopublik.id, Rabu (21/10/2026).

Sebelum berangkat ke Jepang, Kadek Dwi sempat pulang ke Bali setelah ayahnya meninggal dunia. Ia kemudian kembali ke Solo untuk bergabung dengan kontingen Indonesia yang bertolak ke Nagoya.

Meski menghadapi situasi emosional, Kadek Dwi mengaku tidak terbebani oleh statusnya sebagai pemegang rekor dunia. Ia memilih tampil lepas dan fokus memberikan hasil terbaik.

“Pertandingannya bagus. Lemparan saya lumayan bagus juga. Soal lawan-lawannya, kita sudah pernah bertemu jadi sudah tahu lah kekuatannya seperti apa,” kata Kadek Dwi saat ditemui di zona wawancara Stadion Paloma Mizuho.

Ia mengaku puas dengan hasil lemparannya, meski dalam latihan mampu mencapai jarak lebih dari 50 meter. Menurut dia, sejumlah faktor, termasuk arah angin, mungkin memengaruhi hasil pertandingan.

“Saya puas dengan lemparan ini. Saat di latihan sampai 50 meter lebih. Mungkin karena ada beberapa faktor, termasuk arah angin,” tuturnya.

“Kalau soal itu (rekor dunia) tidak ada beban sih. Aku main lepas aja, tidak ada beban,” imbuhnya.

Medali emas tersebut menjadi emas kedua bagi Indonesia di Asian Para Games 2026. Hingga pukul 12.00 WIB pada Selasa (20/10/2026), cabang para-atletik telah menyumbangkan satu emas, dua perak, dan empat perunggu bagi kontingen Merah Putih.

Dua medali perak diraih Marcelino Michael pada nomor tolak peluru putra F12 dan Lia Priyanti pada nomor lempar cakram gabungan klasifikasi F43-44/F62/F64.

Sementara itu, empat perunggu disumbangkan Karisma Evi Tiarani dari nomor lompat jauh, Rizal Bagus Saktyono dari lempar lembing F46, Alfin Nomleni dari lari 400 meter T20, serta Nanda Mei Sholihah dari lari 200 meter putri T47.

Setelah memecahkan rekor dunia di Nagoya, Kadek Dwi kini membidik peluang tampil di Paralimpiade Los Angeles 2028. Karena nomor lempar cakram tidak dipertandingkan pada ajang tersebut, ia mempertimbangkan beralih ke nomor lempar lembing.

“Tapi mungkin setelah ini saya pindah nomor ke (lempar) lembing karena di Paralimpiade (lempar) cakram-nya ditutup. Semoga dengan waktu tersisa masih bisa (ke Paralimpiade 2028), Astungkara,” ucapnya.

Tags: Atlet IndonesiaKadek Dwi Purwana Yasamedali emas Asian Para Games 2026Nagoya Jepangpara-atletik IndonesiaParalimpiade Los Angeles 2028rekor dunia lempar cakram
Previous Post

Satpol PP WH Banda Aceh Amankan Dua Orang yang Diduga Langgar Qanun Syariat

Next Post

15 Desa di Aceh Terima Penghargaan Percontohan Antikorupsi 2026

Related Posts

Indonesia Targetkan Minimal Empat Emas di Asian Games 2026

by Ali L
21 September 2026
0

MASAKINI.CO - Indonesia menargetkan sedikitnya empat medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target tersebut disiapkan pemerintah sebagai sasaran awal...

Erick Thohir Minta Atlet Indonesia Fokus 21 Hari Jelang Asian Games 2026

by Ali L
31 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta seluruh atlet Indonesia memanfaatkan 21 hari terakhir menjelang Asian Games...

Next Post

15 Desa di Aceh Terima Penghargaan Percontohan Antikorupsi 2026

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co