MASAKINI.CO – FIFA berencana mencoba perubahan aturan tendangan sudut yang besar di Piala Dunia 2026, setelah para tokoh seniornya terus mendorong langkah itu. Turnamen tahun depan akan berlangsung di Amerika Utara mulai 11 Juni sampai 19 Juli.
Amerika Serikat menjadi tuan rumah utama semua pertandingan, sedangkan Kanada dan Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama. Piala Dunia 2026 akan sangat berbeda dari edisi sebelumnya karena menjadi yang pertama melibatkan 48 negara, meningkat dari 32 negara sebelumnya.
Selain jumlah tim yang bertambah, perubahan lain yang signifikan juga bisa terjadi. FIFA berpotensi mendapatkan ijin khusus untuk memberi kekuatan tambahan pada VAR di turnamen tahun depan, termasuk dalam memutuskan apakah tendangan sudut seharusnya diberikan atau tidak.
Menurut laporan The Times, “tokoh senior FIFA mendorong agar VAR bisa campur tangan jika wasit lapangan membuat keputusan salah tentang tendangan sudut.” Kebijakan ini akan diterapkan secara sementara atau uji coba, dan nantinya juga bisa digunakan di Premier League musim depan.
Para tokoh senior dan pengorganisir berpendapat bahwa taruhan di Piala Dunia terlalu tinggi untuk membiarkan keputusan salah terjadi. Mereka yakin keputusan yang bisa mengubah takdir pertandingan harus sesakurat mungkin – apalagi jika tendangan sudut yang diberikan salah merusak hasil final. Selain itu, VAR juga bisa meninjau kartu kuning kedua untuk memastikan pemecatan pemain benar.
Setiap perubahan aturan akan berlaku mulai 1 Juni mendatang, tepat waktu sebelum Piala Dunia dimulai. Anggota dewan International Football Association Board (IFAB) ingin yakin bahwa perluasan kekuatan VAR tidak akan membuat pertandingan lebih lambat, dan setiap keputusan baru harus diambil oleh wasit video dalam hitungan detik.
IFAB terdiri dari empat asosiasi sepak bola Inggris (masing-masing satu suara) dan FIFA (empat suara). Setiap perubahan aturan sepak bola membutuhkan setidaknya enam suara dari delapan untuk disetujui.










Discussion about this post