MASAKINI.CO – Upaya penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di pedalaman Aceh Utara terus menghadapi hambatan berat, terutama karena akses darat yang masih terputus parah sejak bencana terjadi sepekan lalu. Sejumlah wilayah tetap terisolir total, memaksa aparat menggunakan jalur udara untuk menjangkau masyarakat yang belum tersentuh bantuan.
Rombongan Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, yang memimpin langsung pengiriman bantuan, harus menggunakan motor trail dan truk reo untuk menembus jalan berlumpur dan dipenuhi material sisa banjir. Meski demikian, beberapa titik tetap tidak dapat dilalui sehingga logistik terpaksa di-drop dari udara.
Menurut Ali Imran, salah satu wilayah yang sama sekali tak dapat diakses adalah Dusun Sarah Radja. Kondisi jalan menuju dusun itu hilang dihantam arus banjir, menyisakan reruntuhan yang tidak mungkin dilewati kendaraan. “Dusun tersebut mustahil ditembus dari darat. Satu-satunya cara menyalurkan bantuan adalah menggunakan airdrop,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Selain akses yang terputus, banjir juga meratakan rumah warga dan menghanyutkan lahan pertanian serta sawah yang menjadi sumber mata pencaharian penduduk. Ali Imran menyebut sebagian besar warga kini bertahan dalam kondisi serba kekurangan. “Rumah dan harta benda mereka hilang. Ladang pun habis disapu banjir,” katanya.
Ia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini meliputi tempat tinggal sementara, makanan, air bersih, dan obat-obatan. Sepekan pascabencana, warga di pedalaman Aceh Utara masih mengandalkan bantuan yang jumlahnya terbatas akibat sulitnya mobilisasi.
“Hari ini kami turun untuk memastikan sendiri kondisi di lapangan. Masih banyak saudara kita yang berjuang bertahan hidup tanpa akses bantuan memadai,” kata Danrem.
Ali Imran menegaskan bahwa distribusi bantuan lewat udara menjadi langkah yang paling memungkinkan untuk sementara waktu. “Ini penting agar warga paling terdampak tetap menerima kebutuhan dasar. Airdrop dapat mempercepat distribusi logistik ke daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau,” ujarnya.










Discussion about this post