MASAKINI.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memulihkan layanan perbankan di Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Dari total 145 kantor di Region Aceh, sebanyak 126 unit kembali beroperasi, sementara 19 lainnya masih dalam proses penyiapan agar dapat melayani nasabah dalam waktu dekat.
Hingga Jumat (5/12/2025), jaringan yang sudah aktif meliputi 50 outlet di Banda Aceh, 40 outlet di Lhokseumawe, dan 36 outlet di Meulaboh. Perbaikan juga dilakukan pada jaringan ATM. Dari total 920 unit ATM di Region Aceh, sebanyak 478 mesin telah kembali berfungsi atau mencapai tingkat ketersediaan 52 persen. Sementara itu layanan di wilayah lain sudah pulih sepenuhnya.
“Di Medan seluruh cabang sudah beroperasi 100 persen, dan 442 dari 488 ATM telah normal dengan availability 91 persen. Begitu juga Sumatera Barat, seluruh ATM sudah kembali berjalan,” ujar Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, Senin (8/12/2025).
Untuk wilayah terdampak lebih berat, BSI memastikan layanan prioritas tetap tersedia. Di Langsa, kantor yang sudah beroperasi adalah KCP Gampong Jawa dan KC Langsa Kota. Sementara di Kuala Simpang, layanan telah aktif di KC Seumadam dan KCP Sungai Liput.
“Masih ada 19 cabang yang belum dapat melayani. Kami percepat pembersihan dan menyiapkan alternatif agar layanan segera kembali normal,” kata Wisnu.
Selain memulihkan layanan perbankan, kantor BSI juga dimanfaatkan warga sebagai pusat akses internet dan sumber daya listrik. Cabang-cabang BSI menyediakan jaringan Starlink dan fasilitas pengisian daya telepon seluler yang membantu warga berkomunikasi dengan keluarga di luar daerah yang terdampak.
BSI bersama BSI Maslahat juga mendirikan dapur umum dan posko kesehatan di Langsa untuk membantu warga yang kesulitan akses makanan dan layanan dasar. Dapur umum mulai beroperasi sejak 6 Desember dan menyalurkan 2.000 paket makanan setiap hari ke Aceh Tamiang, Langsa, dan Kuala Simpang.
“Pemilihan Langsa karena daerah ini lebih siap dari sisi air bersih dan logistik pendukung,” kata Wisnu.
Hingga hari ini, total 44 ton bantuan logistik telah dikirimkan untuk warga terdampak di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan itu mencakup sembako, perlengkapan kebersihan, pakaian, obat-obatan hingga alat komunikasi. BSI juga menyerahkan 22 unit Starlink dan 12 telepon satelit untuk memperkuat jaringan komunikasi pemerintah.










Discussion about this post