MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

PLN Akui Gangguan Listrik Aceh Dipicu Kegagalan Sinkronisasi Sistem di Sigli

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 Desember 2025
in Headline, News
0

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam rapat daring bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (9/12/2025).

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – PT PLN (Persero) mengungkap penyebab utama belum stabilnya pasokan listrik di Aceh yang sebelumnya ditargetkan optimal pada Senin kemarin. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan terjadi kegagalan sinkronisasi sistem kelistrikan saat aliran dari Arun masuk ke Sigli.

Ia menyebut gangguan itu membuat pembangkit padam selama empat jam dan memicu efek berantai pada suplai listrik Banda Aceh. “Kami sudah berhasil mengalirkan listrik dari Arun ke Bireun, lalu dari Bireuen ke Sigli. Namun saat masuk Sigli terjadi ketidakstabilan sistem sehingga pembangkit langsung padam,” kata Darmawan dalam rapat daring bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (9/12/2025).

RelatedPosts

MUSDA VI Demokrat Aceh Digelar Besok, Sekjen DPP Akan Hadir

Pemko Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Tak Pandang Bulu, Termasuk ASN

Tekan Overkapasitas, Ditjenpas Aceh Rencanakan Penambahan Lapas di Subulussalam

Ia menjelaskan, transmisi Arun–Bireuen sebenarnya sudah terhubung secara fisik, tetapi proses sinkronisasi jaringan di tingkat sistem jauh lebih kompleks. Karena itu, informasi yang sebelumnya disampaikan PLN ke Menteri ESDM terkait progres kelistrikan Aceh yang mencapai 93 persen terjadi kesalahan. 

“Kami meminta maaf. Sinkronisasi ini yang belum sepenuhnya stabil,” ujarnya.

Selain gangguan di Sigli, PLN dihadapkan pada kondisi jaringan Aceh yang terisolasi dari backbone Sumatera. Putusnya transmisi Langsa–Pangkalan Brandan menyebabkan wilayah Aceh tidak dapat menerima dukungan pasokan dari sistem Sumatera bagian selatan. “Aceh terputus dari sistem Sumatera. Ini membuat proses pemulihan jauh lebih berat,” kata Darmawan.

Dampak gangguan tersebut membuat Banda Aceh masih mengalami pemadaman bergilir dengan defisit pasokan mencapai 40 megawatt. PLN mulai mendatangkan genset tambahan untuk menekan durasi pemadaman selama masa pemulihan lima hari ke depan. “Kami usahakan suplai yang kurang 40 MW itu bisa berkurang, sehingga kondisi Banda Aceh lebih baik daripada hari ini,” katanya.

Upaya perbaikan jaringan juga terkendala akses menuju sejumlah daerah yang masih terisolasi akibat longsor, terutama di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Petugas terus bergerak melakukan pemeriksaan jaringan dan membuka jalur terdampak.

PLN juga menargetkan kondisi kelistrikan Aceh kembali pulih sampai Minggu (14/12/2025) kedepan. “Kami mengerahkan seluruh pasukan untuk menstabilkan sistem kelistrikan Aceh. Target penyelesaian pemulihan Banda Aceh tetap hari Minggu,” tegas Darmawan.

Tags: Bencana AcehListrik AcehPemadaman ListrikPT PLN
Previous Post

BMKG: Gempa M5,2 di Simeulue Dipicu Pergerakan Geser Naik Lempeng Indo-Australia

Next Post

89 Ribu Hektar Sawah Terendam di Aceh, 27 Ribu Hektar Rusak Berat

Related Posts

PFI Luncurkan Buku Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana dalam 130 Foto Jurnalistik

by Aininadhirah
3 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) meluncurkan buku Prahara Pulau Emas sebagai bagian dari rangkaian pameran foto jurnalistik bertajuk sama...

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

Next Post

89 Ribu Hektar Sawah Terendam di Aceh, 27 Ribu Hektar Rusak Berat

Relawan Remaja Masjid Lampupok Terobos Lumpur demi Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co