MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto

Menggapai Desa yang Terputus

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
11 Desember 2025
in Foto
0

Dua warga saling menggenggam tangan saat proses evakuasi berlangsung. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor yang melanda bagian utara Pulau Sumatra akhir November 2025, dipicu oleh Cyclone Senyar tercatat sebagai salah satu bencana alam paling dahsyat di masa modern. Di Kabupaten Bireuen, Aceh termasuk Desa Kubu dampaknya terasa sangat parah, rumah terendam lumpur, akses jalan terputus dan banyak desa terisolasi.

Sisa-sisa jembatan penghubung di Kecamatan Peusangan tampak ambruk terseret banjir, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Saat tim bantuan dan relawan bergerak menuju Desa Kubu dan kawasan terdampak lain di Peusangan, tantangan besar muncul, kendaraan tak bisa lewat. Beberapa jembatan penghubung yang biasa dilewati warga hancur atau ambruk diterjang arus deras, memutus jalur transportasi darat.

RelatedPosts

The Land from Above

Pendidikan yang Bertahan

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipercepat

Tim relawan menyeberangi sungai menggunakan perahu karet saat mengantar bantuan, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Dalam kondisi darurat ini, penyeberangan menggunakan perahu karet milik Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) serta speedboat Ditpolairud Polda Aceh menjadi satu-satunya cara untuk menjangkau desa seperti Desa Kubu yang terisolasi.

Warga duduk di pinggir sungai sambil menunggu bantuan logistik, selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Di tepi sungai, warga berkumpul menunggu bantuan, banyak dari mereka tampak lelah, khawatir sambil memandangi jembatan yang kini terbelah dua. Pemandangan menyayat, sebuah jalur vital kini hanyalah seutas kenangan, sementara warga menanti tangan bantuan melalui perahu di sungai.

Lapangan bola yang kini tertutup lumpur akibat banjir di Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Sesampainya di desa, pasca penyeberangan, terlihat bagaimana banjir mengubah lanskap hidup. Lapangan bola yang dulu ruang bermain dan interaksi warga, kini berubah menjadi dataran tak berwujud, dipenuhi tumpukan pasir dan lumpur. Area luas yang biasanya hidup dengan aktivitas warga kini sepi dan penuh kerusakan.

Warga bersama menyiapkan dapur umum di halaman meunasah, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Rumah-rumah banyak yang dipenuhi lumpur hingga ke lantai dasar, ruangan seperti dapur, ruang tamu, bahkan kamar tidur tak luput dari kerusakan. Banyak keluarga belum bisa kembali, karena kondisi rumah yang sama sekali tidak bisa ditinggali.

Tim Ditpolairud bersama relawan mengevakuasi seorang warga lanjut usia di Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Sebagai respons darurat, warga bersama relawan mendirikan dapur umum di meunasah desa, pusat penyediaan makanan dan kebutuhan dasar bagi pengungsi sementara.

Petugas dan relawan menyiapkan bantuan di tepi sungai untuk dikirim ke lokasi yang terisolir, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Upaya evakuasi dan distribusi bantuan tetap dilakukan secara intensif oleh Ditpolairud, relawan hingga Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan masyarakat lokal. Kerja sama antara lembaga, relawan dan warga menjadi harapan penting bagi pemulihan akhir bagi desa-desa terdampak di Bireuen.

Tags: Banjir AcehBencana AcehDaerah terisolir
Previous Post

80 Ton Bantuan di Bener Meriah Diduga Hilang

Next Post

Tokoh Masyarakat Bireuen Bantah Isu Pungutan Rp75 Ribu di Penyeberangan Darurat Teupin Mane

Related Posts

Pemerintah Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak ke 23 Kabupaten/Kota di Aceh

by Ulfah
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah menyerahkan bantuan stimulan bagi rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) akibat bencana banjir dan longsor...

Aceh Usul Penghapusan Sementara Barcode BBM Jelang Ramadan dan Idul Fitri

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah kembali mengusulkan penghapusan sementara kebijakan barcode pembelian BBM selama masa transisi pemulihan bencana di...

Kegiatan Padat Karya Tunai di Aceh Libatkan 20an Ribu Warga

by Ulfah
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO -  Kegiatan Padat Karya Tunai melibatkan sekitar 20-an ribu warga sekitar lokasi pembersihan dan pemulihan daerah terdampak banjir dan...

Next Post

Tokoh Masyarakat Bireuen Bantah Isu Pungutan Rp75 Ribu di Penyeberangan Darurat Teupin Mane

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 25 Desember

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...