MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Juli 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tokoh Masyarakat Bireuen Bantah Isu Pungutan Rp75 Ribu di Penyeberangan Darurat Teupin Mane

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Desember 2025
in Daerah
0

Proses pembangunan jembatan darurat di Teupin Mane, Kabupaten Bireuen. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tokoh masyarakat Kecamatan Juli, Bireuen, Muhammad Nazir atau Apa Cut, membantah kabar yang menyebut adanya pungutan hingga Rp75 ribu per orang di penyeberangan darurat Jembatan Teupin Mane. Ia menegaskan informasi yang beredar di media sosial tersebut adalah hoaks.

Pernyataan itu disampaikan Apa Cut di posko penyeberangan darurat Gampong Beunyoet, Dusun Mane, Kamis (11/12/2025).

RelatedPosts

Pengurus Baru Perpani Banda Aceh Dikukuhkan, Illiza Dorong Regenerasi Atlet Panahan

ASN Aceh Diberi Waktu Antar Anak Sekolah, Apel Pagi Ditiadakan 13 Juli

Pemko Banda Aceh Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk 45 Anak Yatim Jelang Tahun Ajaran Baru

Ia menjelaskan bahwa tarif penyeberangan yang diberlakukan selama jembatan putus akibat banjir telah disepakati bersama masyarakat.

“Untuk penyeberangan orang, tarifnya hanya Rp25 ribu per orang. Untuk barang, seperti beras 15 kilogram, kami tetapkan Rp3 ribu khusus bagi pedagang. Sementara penyaluran bantuan kemanusiaan kami gratiskan,” ujarnya.

Ia menegaskan tarif tersebut tidak bersifat pemerasan, melainkan bentuk gotong royong sekaligus menanggung risiko keselamatan para petugas yang menarik tali baja dan katrol fasilitas darurat bantuan Mapala Leuser USK dan tokoh masyarakat Bireuen.

“Ini usaha kami menolong sesama. Kami juga mempertaruhkan nyawa saat menarik tali penyeberangan. Tidak ada unsur memanfaatkan keadaan. Masyarakat Tanoh Gayo adalah saudara kami,” katanya.

Selain itu, penyeberangan bagi warga sakit, tenaga medis, relawan, serta anggota TNI/Polri diberikan gratis. Bagi warga yang tidak mampu, posko menyediakan santunan dan makanan dari dapur umum masyarakat.

Apa Cut mengaku sedih dengan tudingan bahwa warga Gampong Beunyoet tidak berperikemanusiaan. Ia menyebut pihaknya telah mengklarifikasi isu tersebut bersama Muspika Juli kepada Polres Bireuen, dan persoalan dinyatakan selesai. Aktivitas penyeberangan darurat tetap dibuka hingga jembatan baru selesai dibangun.

Sementara itu, Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, mengimbau semua pihak menahan diri dan tidak memperkeruh keadaan dengan informasi yang tidak benar. Ia juga meminta seluruh penyedia jasa angkutan darat, laut, udara, dan penyeberangan tidak menetapkan harga di luar kewajaran selama masa bencana.

“Kita sedang dirundung musibah. Mohon harga yang diberlakukan jangan di atas batas kewajaran karena itu akan menodai upaya kemanusiaan,” ujarnya di Banda Aceh.

Ia menjelaskan, penggunaan boat nelayan sebagai penyeberangan sementara sangat membantu masyarakat di wilayah jembatan terputus, namun tarif tetap harus wajar.

Ia juga mengingatkan penyedia transportasi umum dan pemilik jasa sewa mobil untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan, terutama bagi lembaga dan relawan yang terlibat dalam penanganan pasca bencana.

“Hari ini semua pihak sedang membantu Aceh yang luluh lantak akibat banjir dan longsor. Mari sama-sama mendukung dengan menjaga kewajaran harga,” tegasnya.

Tags: Banjir AcehBireuenJembatan AmbrukJembatan teupin maneTarif penyeberangan
Previous Post

Menggapai Desa yang Terputus

Next Post

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 25 Desember

Related Posts

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Lima Orang, Terbaru Asal Bireuen

by Riska Zulfira
31 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga 31 Mei 2026,...

Next Post

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 25 Desember

Hari ke-16 Pascabencana, Warga Aceh Masih Berburu Listrik dan Internet untuk Bertahan Hidup

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co