MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Lima Orang, Terbaru Asal Bireuen

Riska Zulfira by Riska Zulfira
31 Mei 2026
in News
0

Ilustrasi. Jemaah haji yang meninggal di tanah suci | Foto: PPIH Jemaah Haji

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga 31 Mei 2026, tercatat lima jemaah asal Aceh wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Jemaah terbaru yang meninggal dunia adalah Sulasry Abdul Gani (74), warga Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kloter 5, Minggu (31/5/2026).

RelatedPosts

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

Berdasarkan laporan petugas haji, Sulasry Abdul Gani mengembuskan napas terakhir di kamar hotel Burj Al Wahda Al Mutamayiz, Makkah, akibat cardiogenic shock atau syok kardiogenik.

“Dengan bertambahnya satu jemaah yang wafat, total jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga saat ini menjadi lima orang,” kata Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal.

Data PPIH mencatat, sebelumnya empat jemaah asal Aceh telah lebih dulu meninggal dunia, yakni Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Bireuen dari Kloter 8 yang wafat di Arafah pada 26 Mei 2026, Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang dari Kloter 13 yang juga meninggal di Arafah pada tanggal yang sama, Siti Salmijah (83) asal Pidie Jaya dari Kloter 13 yang meninggal di RS Mina Al Wadi pada 28 Mei 2026, serta Aminah Ahmad (76) asal Pidie Jaya dari Kloter 13 yang wafat di Sheefa Hospital pada 30 Mei 2026.

Mayoritas jemaah yang meninggal dunia merupakan lanjut usia dan mengalami gangguan kesehatan serius, seperti gagal jantung kongestif dan syok kardiogenik. Seluruh proses pemakaman dilakukan di Tanah Suci sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat selama pelaksanaan ibadah.

Arijal menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para jemaah haji Aceh. Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta memperoleh predikat haji mabrur.

“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.

Arijal juga mengajak masyarakat Aceh untuk mendoakan seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kekuatan dalam menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.

Tags: BireuenHaji 2026Jemaah Haji AcehPPIH Banda AcehWafat di Tanah Suci
Previous Post

Wagub Aceh Bantu Pemulangan Jenazah Warga Pidie dari Malaysia

Next Post

Karhutla di Nagan Raya Hanguskan 17 Hektare Lahan, Cuaca Panas Picu Ancaman Meluas

Related Posts

KNPI Aceh Apresiasi Pulihnya Akses Jembatan Krueng Tingkeum

by Redaksi
9 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Ketua KNPI Aceh, Aulia Rahman, mengapresiasi kembali berfungsinya Jembatan Krueng Tingkeum setelah pembangunan pascabencana. Pemulihan jembatan tersebut dinilai...

Dua Kios Terbakar di Batee Iliek Bireuen, Kerugian Ditaksir Rp35 Juta

by Ahmad Mufti
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Dua unit kios di Gampong Batee Iliek, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, terbakar pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 03.23...

Berikut Daftar ASN yang Tetap WFO

Bireuen Anggarkan Rp13,6 Miliar untuk Penghasilan 3.745 PPPK Paruh Waktu

by Redaksi
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan Rp13,6 miliar untuk penghasilan 3.745 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu....

Next Post

Karhutla di Nagan Raya Hanguskan 17 Hektare Lahan, Cuaca Panas Picu Ancaman Meluas

Remaja 13 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Pulau Kapuk Lhoknga

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co