MASAKINI.CO – Personel Den K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri bersama Tim Identifikasi atau DVI Polres Aceh Tamiang dikerahkan untuk membantu penanganan banjir di Aceh Tamiang. Tim turut membawa tiga anjing pelacak untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di wilayah terdampak.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan tim menerima laporan bau menyengat dari warga Kampung Suka Jadi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga anjing pelacak Cejlon, Gira, dan Sita diturunkan untuk melakukan pencarian cadaver.
Penyisiran dilakukan di sejumlah lokasi banjir, seperti Kampung Dalam di Kecamatan Karang Baru, Kota Lintang di Kecamatan Kuala Simpang, Kampung Landuh di Kecamatan Rantau, serta Kampung Suka Jadi. Tim juga melakukan pengecekan di Posko Bantuan Bencana Alam Polri di Polres Aceh Tamiang.
“Dari hasil pemeriksaan, bau tersebut ternyata bukan berasal dari jenazah manusia, tetapi dari bangkai hewan peliharaan yang tersangkut di tumpukan material rumah yang hanyut terbawa arus Sungai Tamiang,” kata Joko, Kamis (11/12/2025).
Ia menambahkan bahwa penggunaan anjing pelacak menjadi langkah penting dalam memastikan keselamatan warga selama masa tanggap darurat. Pelacakan dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang belum ditemukan.
Joko menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung penanganan banjir di Aceh Tamiang, baik melalui penyisiran maupun upaya lain yang diperlukan.
“Tugas kemanusiaan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir,” tutupnya.










Discussion about this post