MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Rabu, 24 Desember 2025, pukul 16.26 WIB. Peringatan ini disampaikan oleh Forecaster On Duty BMKG, Fitriana Nur.
BMKG menyebutkan, masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang, mulai pukul 16.36 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 19.57 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak secara langsung meliputi sejumlah kabupaten dan kota di Aceh. Di Kabupaten Aceh Tenggara, kondisi cuaca buruk berpotensi terjadi di Kecamatan Lawe Alas, Lawe Sigala-Gala, Bambel, Babussalam, Badar, Babul Makmur, Darul Hasanah, Lawe Bulan, Bukit Tusam, Semadam, Babul Rahmah, Ketambe, Deleng Pokhkisen, Lawe Sumur, Tanoh Alas, dan Leuser.
Sementara itu, di Kabupaten Aceh Besar, hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kecamatan Lhoong, Lhoknga, Indrapuri, Seulimeum, Montasik, Sukamakmur, Darul Imarah, Peukan Bada, Ingin Jaya, Kuta Baro, Lembah Seulawah, Kota Jantho, Kota Cot Glie, Kuta Malaka, Simpang Tiga, Darul Kamal, Leupung, Blang Bintang, Mesjid Raya, Darussalam, Pulo Aceh, Baitussalam, dan Krueng Barona Jaya.
Untuk wilayah Kabupaten Gayo Lues, potensi hujan lebat disertai angin kencang terpantau di Kecamatan Pining, Puteri Betung, Dabun Gelang, Blangkejeren, Kutapanjang, Rikit Gaib, Terangun, Blangpegayon, Blangjerango, Teripe Jaya, dan Pantan Cuaca.
Sedangkan di Kabupaten Aceh Jaya, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kecamatan Jaya, Teunom, Krueng Sabee, Setia Bhakti, Sampoiniet, Panga, Indra Jaya, Darul Hikmah, dan Pasie Raya.
Selain wilayah tersebut, BMKG menyebutkan potensi hujan juga dapat meluas ke sejumlah daerah lain, antara lain Kabupaten Aceh Selatan (Trumon dan Trumon Timur), Aceh Timur (Birem Bayeun, Serbajadi, Rantau Selamat, Sungai Raya, Simpang Jernih, dan Peunaron), Aceh Tengah(Linge dan Rusip Antara), serta Aceh Barat (Kaway XVI, Sungai Mas, Woyla, Woyla Timur, Bubon, Pante Ceureumen, Meureubo, dan Panton Reu).
Wilayah lain yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Pidie, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.
Sementara itu, potensi cuaca buruk juga terpantau di wilayah perkotaan seperti Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kota Langsa, dan Kota Subulussalam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap risiko banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan transportasi, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Masyarakat juga diharapkan selalu memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG.










Discussion about this post