MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tiga Ribu Lebih Rumah Warga di Aceh Utara Hilang Disapu Banjir

Masa Kini by Masa Kini
24 Desember 2025
in News
0
Rumah Disapu Banjir: Mak, Rumah Kita di Mana?

Kondisi rumah warga di Pidie Jaya tertimbun longsor namun masih dapat digunakan | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Utara menyebabkan puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mencatat lebih dari 72 ribu rumah warga terdampak, dengan ribuan di antaranya rusak berat hingga hilang tak berbekas.

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan sebanyak 72.331 rumah terendam banjir. Dari jumlah tersebut, 3.474 rumah dilaporkan hilang terseret banjir dan longsor, sementara 6.234 rumah mengalami kerusakan berat.

RelatedPosts

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp7,92 Miliar Modal Usaha untuk 1.584 Warga

Jelang PBAK, 5.000 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Jalani Tes Kesehatan dan Urus Faskes BPJS

Harga Emas Perhiasan Turun Rp100 Ribu Hari Ini, Antam Juga Melemah

Selain itu, tercatat 7.972 rumah rusak sedang dan 20.886 rumah rusak ringan. Kerusakan tersebut tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten akibat tingginya intensitas hujan dan meluapnya sungai di sejumlah titik.

“Dampak bencana ini sangat luas. Sekitar 90 persen wilayah Aceh Utara terdampak, meliputi 27 kecamatan dan 852 desa,” ujar Muntasir dalam keterangannya, Rabu (23/12/2025).

Tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur dan permukiman, bencana ini juga menelan korban jiwa. Hingga saat ini, Pemkab Aceh Utara mencatat sebanyak 190 warga meninggal dunia, enam orang masih dinyatakan hilang, serta ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Kondisi tersebut turut melumpuhkan aktivitas pemerintahan dan perekonomian masyarakat. Akses transportasi darat di sejumlah wilayah terputus akibat genangan air dan lumpur tebal, sehingga menyulitkan mobilisasi warga dan distribusi bantuan.

Muntasir menegaskan, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah penanganan pengungsi, pendistribusian logistik ke seluruh titik pengungsian, pencarian korban meninggal dan hilang, serta pemulihan layanan kesehatan dan jalur transportasi darat.

“Langkah ini penting agar bantuan dapat menjangkau seluruh korban dan aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan secara bertahap,” pungkasnya.

Tags: Aceh UtaraBanjir dan LongsorBencana AcehRumah TerdampakRumah Warga Hilang
Previous Post

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Malam

Next Post

Banjir Kembali Rendam Tiga Kecamatan di Pidie Jaya

Related Posts

PFI Luncurkan Buku Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana dalam 130 Foto Jurnalistik

by Aininadhirah
3 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) meluncurkan buku Prahara Pulau Emas sebagai bagian dari rangkaian pameran foto jurnalistik bertajuk sama...

RSUD Cut Meutia Aceh Utara Segera Dialihkan ke Lhokseumawe

by Redaksi
29 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat proses pengalihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Peralihan...

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Next Post

Banjir Kembali Rendam Tiga Kecamatan di Pidie Jaya

Pemkab Aceh Utara Kembali Perpanjang Status Bencana Hingga 29 Desember

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co