MASAKINI.CO – Liverpool harus puas dengan hasil imbang tanpa gol 0-0 saat menjamu Leeds United di Anfield, Jumat (2/1/2025) dini hari. Kemenangan berturut-turut tiga laga mereka terhenti, dan kini berada 12 poin di belakang pemimpin klasemen Liga Primer Arsenal.
Pelatih Liverpool Arne Slot mengakui kekecewaannya dan menyatakan timnya perlu lebih banyak menciptakan peluang guna mengatasi pertahanan lawan yang kompak. Meskipun menguasai 69% bola dalam laga melawan tim yang dipimpin Daniel Farke, The Reds kesulitan menghasilkan peluang berharga.
Leeds sempat mencetak gol pada babak kedua melalui Dominic Calvert-Lewin, namun dinyatakan tidak sah karena offside. Hasil ini menjadi seri tanpa gol pertama di bawah kepemimpinan Slot dan yang pertama di Anfield dalam dua tahun terakhir, berkat permainan Leeds yang berhasil membekukan tuan rumah dan melanjutkan rekor tidak terkalahkan mereka. Liverpool kini berada di peringkat keempat, tiga poin di atas Chelsea.
“Kami adalah tim dengan penguasaan bola terbanyak di liga,” ujar Slot dalam konferensi pers pasca pertandingan. “Namun penguasaan bola tidak berarti apa-apa jika tidak bisa menciptakan cukup peluang.” Menurutnya, untuk mengatasi pertahanan padat lawan diperlukan kecepatan dan kemampuan individu untuk menciptakan kelebihan pemain.
Slot menjelaskan bahwa cara lain untuk membobol pertahanan bisa melalui tendangan sudut atau aksi individu seperti yang dilakukan Jeremie Frimpong pada laga sebelumnya kontra Wolves. Di laga ini, Liverpool mendapatkan delapan tendangan sudut dan hampir mencetak gol melalui Virgil Van Dijk, namun tidak berhasil.
Pada babak pertama, Liverpool mengajukan protes terkait dugaan pelanggaran pada Hugo Ekitike di kotak penalti oleh Jaka Bijol. Slot menyatakan bahwa jika pemain striker Prancis itu terjatuh, kemungkinan akan diberikan penalti. Namun ia memahami mengapa Ekitike tetap berdiri, karena beberapa kali sebelumnya timnya tidak mendapatkan hak penalti meskipun ada pelanggaran yang jelas.










Discussion about this post