MASAKINI.CO – Kapten tim sepak bola wanita Iran, Zahra Ghanbari, kini menghadapi sanksi berat setelah kembali ke negaranya. Padahal, ia sebelumnya sempat menerima perlindungan kemanusiaan dari pemerintah Australia.
Ghanbari termasuk dalam daftar yang berisi 400 nama warga Iran yang ditetapkan sebagai pendukung pihak asing. Daftar ini tidak hanya memuat nama tokoh media, tapi juga atlet, seniman, dan eksekutif terkenal lainnya.
“Kasus ini bermula saat timnya menolak menyanyikan lagu kebangsaan pada pertandingan Piala Asia melawan Korea Selatan pada Maret lalu,” mengutip thesun, Selasa (14/4/2026). “Tindakan protes diam-diam itu membuat mereka dicap pengkhianat di media lokal.”
Pemerintah Australia kemudian menawarkan perlindungan karena khawatir keselamatan para pemain terancam.
Awalnya, Ghanbari dan enam rekannya menerima visa kemanusiaan. Namun, ancaman terhadap keluarga yang masih berada di Iran memaksa mereka mengubah keputusan dan pulang, sementara hanya dua orang yang bertahan di Australia.
Sebelum kepulangannya, media resmi Iran menyebut langkah itu sebagai bukti cinta tanah air dan menjanjikan tidak ada hukuman. Kenyataannya, seluruh harta milik Ghanbari, mulai dari rekening bank hingga properti, kini telah disita.










Discussion about this post