MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kemenag Aceh Besar Minta ASN Tak Jadi Penonton di Era AI, Dorong Konten Keagamaan Moderat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
3 Januari 2026
in Daerah
0

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar H Saifuddin, SE bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 di Lapangan Poltekpel Malahayati, Aceh Besar, Sabtu (3/1/2026). | foto: Humas Kemenag Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H Saifuddin, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). ASN Kemenag dituntut hadir dan berperan aktif dengan menghadirkan konten keagamaan yang moderat, mencerahkan, dan menyejukkan umat.

Pesan tersebut disampaikan Saifuddin saat membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Lapangan Politeknik Pelayaran Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Sabtu (3/1/2026).

RelatedPosts

104 Unit Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Aceh Utara Diresmikan

Pekan Raya Ramadhan Banda Aceh Ditutup, Perputaran Uang Tembus Rp2 Miliar

Polda Aceh Gelar Pasar Murah, Salurkan Puluhan Ton Beras untuk Warga

Saifuddin yang akrab disapa Yahwa menegaskan, di era digital saat ini ASN Kemenag tidak boleh pasif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, AI harus diisi dengan nilai-nilai keagamaan yang memperkuat kerukunan dan persatuan bangsa.

“Di era ini kita tidak boleh sekadar menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI dengan memperbanyak konten yang memperkuat kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan zaman menuntut umat beragama untuk kembali belajar dari sejarah peradaban Islam, salah satunya melalui semangat Baitul Hikmah pada abad pertengahan yang menjadi pusat riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dunia.

“Baitul Hikmah bukan hanya perpustakaan, tetapi pusat intelektual yang memadukan nilai agama dan rasionalitas untuk menjawab persoalan kehidupan. Semangat ini perlu kita hidupkan kembali hari ini,” kata Saifuddin.

Lebih lanjut, Saifuddin menyebut umat manusia kini hidup dalam era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Dalam kondisi tersebut, ASN Kemenag diharapkan mampu menghadirkan konten keagamaan yang otoritatif, valid, sejuk, dan mencerahkan ke dalam ruang digital, termasuk ekosistem AI.

Ia menekankan pentingnya mengawal perkembangan AI agar tidak lepas dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Menurutnya, teknologi harus menjadi alat pemersatu, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan.

Untuk itu, Saifuddin mendorong transformasi ASN Kemenag menjadi pribadi yang adaptif terhadap teknologi, inovatif, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas.

Dalam kesempatan tersebut, Saifuddin juga mengajak seluruh ASN Kemenag meningkatkan empati dan kepedulian sosial, khususnya terhadap masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah daerah.

Ia menyebut, musibah yang melanda wilayah seperti Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan Bener Meriah menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama.

“Bagi kita yang tidak dilanda musibah, mari membantu saudara-saudara kita, setidaknya dengan doa agar mereka segera pulih dan kembali normal,” ujarnya.

Tags: Aceh BesarAI dan AgamaArtificial IntelligenceASN KemenagHAB ke-80 KemenagHari Amal Bakti KemenagKemenag Aceh BesarKerukunan Umat BeragamaTransformasi Digital Kemenag
Previous Post

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Next Post

Wow! Pacar Vinicius Jr Jadi WAG Terkaya Kalahkan Istri Messi

Related Posts

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

by Redaksi
14 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Warga Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, mulai menunaikan kewajiban zakat fitrah menjelang Hari Raya...

Zakat Fitrah di Aceh Besar Ditetapkan 2,8 Kg Beras per Jiwa

by Redaksi
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Aceh Besar menetapkan besaran zakat fitrah yang harus ditunaikan umat Islam pada...

Bupati Aceh Besar Tekankan Penguatan Ekonomi Syariah dan Peran Lembaga Keistimewaan Aceh

by Riska Zulfira
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat berbasis syariah serta peran lembaga keistimewaan Aceh dalam...

Next Post

Wow! Pacar Vinicius Jr Jadi WAG Terkaya Kalahkan Istri Messi

437 Madrasah Terdampak Bencana di Aceh Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka 5 Januari

Discussion about this post

CERITA

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co