MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kemenag Aceh Besar Minta ASN Tak Jadi Penonton di Era AI, Dorong Konten Keagamaan Moderat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
3 Januari 2026
in Daerah
0

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar H Saifuddin, SE bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 di Lapangan Poltekpel Malahayati, Aceh Besar, Sabtu (3/1/2026). | foto: Humas Kemenag Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H Saifuddin, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). ASN Kemenag dituntut hadir dan berperan aktif dengan menghadirkan konten keagamaan yang moderat, mencerahkan, dan menyejukkan umat.

Pesan tersebut disampaikan Saifuddin saat membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Lapangan Politeknik Pelayaran Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Sabtu (3/1/2026).

RelatedPosts

Inflasi Aceh Tertinggi Kedua Nasional, Wagub Minta Dukungan Pusat

36 Anak di Aceh Timur Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

Saifuddin yang akrab disapa Yahwa menegaskan, di era digital saat ini ASN Kemenag tidak boleh pasif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, AI harus diisi dengan nilai-nilai keagamaan yang memperkuat kerukunan dan persatuan bangsa.

“Di era ini kita tidak boleh sekadar menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI dengan memperbanyak konten yang memperkuat kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan zaman menuntut umat beragama untuk kembali belajar dari sejarah peradaban Islam, salah satunya melalui semangat Baitul Hikmah pada abad pertengahan yang menjadi pusat riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dunia.

“Baitul Hikmah bukan hanya perpustakaan, tetapi pusat intelektual yang memadukan nilai agama dan rasionalitas untuk menjawab persoalan kehidupan. Semangat ini perlu kita hidupkan kembali hari ini,” kata Saifuddin.

Lebih lanjut, Saifuddin menyebut umat manusia kini hidup dalam era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Dalam kondisi tersebut, ASN Kemenag diharapkan mampu menghadirkan konten keagamaan yang otoritatif, valid, sejuk, dan mencerahkan ke dalam ruang digital, termasuk ekosistem AI.

Ia menekankan pentingnya mengawal perkembangan AI agar tidak lepas dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Menurutnya, teknologi harus menjadi alat pemersatu, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan.

Untuk itu, Saifuddin mendorong transformasi ASN Kemenag menjadi pribadi yang adaptif terhadap teknologi, inovatif, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas.

Dalam kesempatan tersebut, Saifuddin juga mengajak seluruh ASN Kemenag meningkatkan empati dan kepedulian sosial, khususnya terhadap masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah daerah.

Ia menyebut, musibah yang melanda wilayah seperti Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan Bener Meriah menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama.

“Bagi kita yang tidak dilanda musibah, mari membantu saudara-saudara kita, setidaknya dengan doa agar mereka segera pulih dan kembali normal,” ujarnya.

Tags: Aceh BesarAI dan AgamaArtificial IntelligenceASN KemenagHAB ke-80 KemenagHari Amal Bakti KemenagKemenag Aceh BesarKerukunan Umat BeragamaTransformasi Digital Kemenag
Previous Post

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Next Post

Wow! Pacar Vinicius Jr Jadi WAG Terkaya Kalahkan Istri Messi

Related Posts

Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

by Riska Zulfira
6 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah lima hari dinyatakan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Aceh Besar, pendaki asal Aceh Utara, Faiz Hidayat (23),...

Hari Ketiga Pencarian, Pemuda Pulau Nasi yang Terseret Arus Saat Memancing Belum Ditemukan

by Riska Zulfira
1 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Tim SAR gabungan masih belum menemukan Ahmad Thalha Reza (21), warga Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh...

Remaja 13 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Pulau Kapuk Lhoknga

by Redaksi
31 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang remaja berusia 13 tahun dilaporkan terseret arus saat berwisata bersama keluarganya di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga,...

Next Post

Wow! Pacar Vinicius Jr Jadi WAG Terkaya Kalahkan Istri Messi

437 Madrasah Terdampak Bencana di Aceh Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka 5 Januari

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co