MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sejumlah Desa di Aceh Hilang Akibat Banjir dan Longsor

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
6 Januari 2026
in News
0

Kondisi rumah warga di Pidie Jaya tertutup lumpur longsor | foto: Riska Z/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan longsor menyebabkan sejumlah desa dan dusun di beberapa kabupaten di Aceh dinyatakan hilang. Permukiman warga lenyap terseret arus banjir dan longsor, sehingga tidak lagi dapat dihuni dan memaksa seluruh penduduk mengungsi.

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, mengatakan berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh serta DPMK kabupaten, desa dan dusun terdampak tersebar di tujuh kabupaten, yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya.

RelatedPosts

Satu Rumah dan Tiga Dapur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terbakar, Diduga Dipicu Kebocoran Minyak 

Kapolda Aceh: Belum Ada Keterlibatan Kapolresta Banda Aceh dalam Kasus Etomidate Bireuen

Harga Emas Perhiasan Turun, Antam Justru Naik

Di Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Sekerak, lima desa dilaporkan sudah tidak ada lagi, yakni Lubuk Sidup, Sekumur, Tanjung Gelumpang, Sulum, dan Baling Karang. “Desa-desa tersebut lenyap terseret arus banjir dan longsor. Pemerintahan desa tidak dapat berjalan karena aparatur juga berada di pengungsian,” ujar Murthalamuddin, Selasa (6/1/2026). 

Sementara di Kabupaten Aceh Utara, bencana terjadi di Kecamatan Sawang dan Langkahan. Satu dusun di Desa Guci serta Desa Riseh Teungoh dan Riseh Baroh dilaporkan hilang. Di Kecamatan Langkahan, Desa Dudun Rayeuk dan Pungke juga mengalami kondisi serupa, dengan seluruh penduduk mengungsi.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Nagan Raya. Di Kecamatan Kuta Teungoh dan Babah Suak, Desa Beutong Ateuh Banggalang mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar permukiman tidak lagi tersisa dan warga harus mengungsi.

Di Aceh Tengah, Kecamatan Ketol dan Bintang, Desa Bintang Pupara dan Kalasegi hanya menyisakan beberapa rumah dalam kondisi rusak berat. Seluruh penduduk desa tersebut saat ini masih berada di pengungsian.

Murthalamuddin menambahkan, Kabupaten Gayo Lues menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup luas. Sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Pantan Cuaca, Blangkejeren, Tripe Jaya, dan Putri Betung dilaporkan hilang. Selain itu, satu dusun di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, serta satu dusun di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, juga mengalami kondisi serupa.

Akibat bencana tersebut, aktivitas pemerintahan desa di wilayah terdampak tidak dapat berjalan normal karena aparatur desa ikut mengungsi. Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten saat ini terus melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah penanganan, termasuk rencana relokasi warga dan pembangunan hunian sementara (huntara) serta hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Tags: Banjir AcehBencana hidrometeorologiDesa HilangLongsor AcehPengungsian Warga
Previous Post

Harga Emas di Banda Aceh Naik Jadi Rp7,79 Juta per Mayam Usai Sempat Turun

Next Post

Bukan Salah, Tapi Ini Kandidat Kuat Peraih Sepatu Emas Afrika

Related Posts

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Di Antara Barak dan Doa

by Hendra Syamhari
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Gema takbir dari Masjid Darussalam memecah subuh di kompleks Hunian Sementara (Huntara) Kampung Simpang Empat Opak, Kecamatan Karang...

Next Post

Bukan Salah, Tapi Ini Kandidat Kuat Peraih Sepatu Emas Afrika

Prediksi Line Up Manchester United Versi Darren Fletcher Hadapi Burnley

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co