MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

USK Kirim 50 Mahasiswa untuk Program Pemulihan Pascabencana di Aceh Timur

Redaksi by Redaksi
1 Februari 2026
in News
0

Universitas Syiah Kuala (USK) mengirimkan 50 mahasiswa untuk terlibat dalam Program Mahasiswa Berdampak | Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) mengirimkan 50 mahasiswa untuk terlibat dalam Program Mahasiswa Berdampak untuk pemberdayaan masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026. Program tersebut dilaksanakan di Desa Seuneubok Simpang, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan ini dimulai secara resmi melalui serah terima peserta kepada tokoh dan masyarakat desa, Minggu (1/2/2026).

RelatedPosts

47 UMKM Aceh Tembus KKI 2026, Produk Lokal Didorong Masuk Pasar Global

MUSDA VI Demokrat Aceh Digelar Besok, Sekjen DPP Akan Hadir

Pemko Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Tak Pandang Bulu, Termasuk ASN

Sebanyak 50 mahasiswa yang diturunkan berasal dari lima fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Dari jumlah tersebut, 47 peserta merupakan perempuan dan tiga lainnya laki-laki.

Program ini didampingi oleh tiga dosen pembimbing, yaitu Prof. Dr. Zumaidar, S.Si., M.Si., Dr. Ir. Laina Hilman Sari, S.T., M.Sc., serta Rizanna Rosemary, MHC., PhD. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam proses pemulihan pascabanjir sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di lapangan.

Adapun fokus kegiatan meliputi pemanfaatan tanaman lokal serta inovasi digital untuk mendukung ketahanan pangan, kesehatan, dan lingkungan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Zumaidar mengatakan kehadiran USK merupakan bentuk dukungan terhadap program kementerian dalam pemulihan masyarakat pascabencana. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat.

“USK hadir turut mendukung program kementerian dalam proses pemulihan masyarakat pasca banjir, dengan mendampingi kemandirian masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada aksi langsung, tetapi juga pada pembelajaran sosial dan pemberdayaan komunitas. Program ini, kata dia, memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan kehidupan desa sekaligus berkontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Respons positif datang dari masyarakat Desa Seuneubok Simpang. Kepala Desa Seuneubok Simpang, Dr. Zulkilfli, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa USK di wilayahnya. Ia berharap program pendampingan tersebut dapat memberikan dampak nyata dan mempercepat pemulihan desa pascabencana.

“Seuneubok Simpang merupakan desa terpencil. Kami dan masyarakat menyambut baik kehadiran mahasiswa untuk bekerja sama membangun desa kembali,” kata Zulkilfli.

Tags: Aceh TimurPemulihan BencanaUSK
Previous Post

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

Next Post

Advokasi Seuramoe Inoeng Antar Manissa Putri Amanah Juara Nasional Miss Muslimah 2025

Related Posts

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dunia usaha menghadapi perubahan besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik ekonomi berkelanjutan. Guru...

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

by Redaksi
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menjadi pusat diskusi internasional terkait pengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklim melalui penyelenggaraan...

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengalaman Aceh menghadapi konflik bersenjata dan bencana tsunami dinilai menyimpan pelajaran penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis....

Next Post

Advokasi Seuramoe Inoeng Antar Manissa Putri Amanah Juara Nasional Miss Muslimah 2025

Cristiano Ronaldo Ngambek, Tolak Bermain untuk Al Nassr Nyusul Benzama

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co