MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menjelang bulan Ramadan, khususnya pada periode 19 hingga 20 Februari 2026.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Angga Dirta, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas beberapa fenomena atmosfer yang masih aktif di wilayah Aceh.
“Fenomena Madden-Julian Oscillation yang berada pada fase tiga, gelombang ekuatorial Rossby, serta belokan angin dan konvergensi turut mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat juga meningkatkan suplai uap air,” ujar Angga Dirta, Kamis (19/2/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 19 Februari wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Bireuen, Pidie, dan Pidie Jaya.
Sementara pada 20 Februari, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Aceh Tenggara dan Bireuen.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem menjelang Ramadan, terutama hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari.
“Masyarakat diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat berkendara, karena cuaca buruk dapat disertai angin kencang serta berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor,” tambahnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi selama periode menjelang Ramadan.










Discussion about this post