MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Aceh yang berlaku mulai 26 hingga 28 Februari 2026. Warga diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi SIM Banda Aceh, Dedi, menjelaskan bahwa adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh memicu peningkatan aktivitas konvektif. Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat di perairan barat Aceh yang meningkatkan penguapan atau massa uap air di atmosfer.
“Beberapa kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh,” ujar Dedi, Kamis (26/2/2026).
Pada 26 Februari 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.
Sementara itu, pada 27 Februari 2026 potensi cuaca serupa diperkirakan terjadi di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara.
Adapun pada 28 Februari 2026, wilayah yang diprediksi masih berpotensi terdampak meliputi Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
BMKG mengingatkan bahwa hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari akibat pemanasan maksimum pada siang hari. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan ketika berkendara dalam kondisi hujan lebat. Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diminta bersiaga guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.










Discussion about this post