MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tutup Hutan Aceh 2025 Capai 39.687 Hektare, Lonjakan Deforestasi Terbesar dalam Dua Dekade Terakhir

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Februari 2026
in News
0

Manager Geographic Information System (GIS) Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), Lukmanul Hakim | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tahun 2025 tercatat sebagai tahun dengan penutupan hutan terbesar di Aceh dalam dua dekade terakhir. Selama tahun tersebut, sebanyak 39.687 hektare hutan Aceh hilang, mencatatkan lonjakan deforestasi sebesar 274 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Angka ini bukan hanya sekadar statistik, tetapi juga menggambarkan krisis ekologis yang semakin mengkhawatirkan di provinsi tersebut.

RelatedPosts

Harga Emas Banda Aceh Turun Lagi, Kini Rp8,18 Juta per Mayam

Cuaca Tak Menentu Ancam Kualitas Panen, Petani Aceh Resah Padi Sulit Kering

130 Warga Aceh Besar Ikuti Skrining Jantung Gratis, AMSA-USK Gencarkan Deteksi Dini

Manager Geographic Information System (GIS) Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), Lukmanul Hakim, mengungkapkan bahwa 24.372 hektare dari total penutupan hutan disebabkan oleh faktor alami seperti kebakaran hutan dan longsor.

Namun, yang lebih memprihatinkan adalah 13.000 hektare yang hilang akibat kegiatan manusia, seperti ekspansi perkebunan, pembangunan jalan, pertambangan, dan logging.

“Angka ini seharusnya menjadi alarm keras bagi kita semua. Luas hutan yang hilang setara dengan puluhan ribu lapangan sepak bola yang lenyap hanya dalam satu tahun,” ujar Lukman, Jumat (27/2/2026).

Selain itu, Lukman menyoroti bahwa 80 persen dari penutupan hutan terjadi di kawasan hutan. Hutan Lindung tercatat sebagai kawasan yang paling terdampak, dengan 15.763 hektare hilang, disusul oleh Hutan Produksi yang kehilangan 8.935 hektare dan Taman Nasional yang kehilangan 2.958 hektare.

“Fakta ini menunjukkan bahwa status kawasan tidak menjamin perlindungan. Ketika hutan lindung dan taman nasional pun terkikis, ini bukan hanya ancaman bagi alam, tetapi juga kredibilitas sistem perlindungan itu sendiri,” tegas Lukman.

Yang lebih memprihatinkan, lanjut Lukman, adalah tekanan yang dihadapi Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), yang merupakan benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati Sumatra. Hingga September 2025, kehilangan hutan di KEL sudah mencapai 5.955 hektare, melampaui total kerugian sepanjang 2024. Secara keseluruhan, deforestasi di KEL Aceh pada tahun 2025 mencapai 28.012 hektare.

“Lonjakan tajam pada November 2025 memperburuk situasi, bahkan sebelum bencana hidrometeorologis melanda Aceh. Ini menunjukkan bahwa krisis ekologis yang terjadi tidak hanya akibat bencana alam, tetapi juga akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali,” ungkap Lukman.

Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Gayo Lues tercatat sebagai wilayah dengan kehilangan tutupan hutan terbesar yang diakibatkan faktor alami. Pembukaan polanya pelan namun terus berlanjut.

Tags: Deforestasi Aceh 2025HaKAKawasan Ekosistem Leuserrisiko bencanaTutupan Hutan
Previous Post

Polda Aceh Salurkan 2,7 Ton Kurma ke 53 Titik di Banda Aceh dan Aceh Besar

Next Post

Jelang Idulfitri, Pasar Beureunuen Sepi Pembeli

Related Posts

Aceh Jadi Pemasok Satwa Liar ke Pasar Gelap Internasional

by Riska Zulfira
6 November 2025
0

MASAKINI.CO - Aceh kini menghadapi ancaman serius dari aktivitas perdagangan satwa liar yang terorganisir lintas negara. Dalam lima tahun terakhir,...

BNPB dan Australia Perpanjang Kerja Sama Manajemen PRB Hingga 2027

by Riska Zulfira
9 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Australia secara resmi memperpanjang program kerja sama di bidang manajemen risiko...

Simulasi Mengurangi Risiko Bencana

Jelang Peringatan 20 Tahun Tsunami, Aceh Jadi Tuan Rumah KNPRBBK

by Riska Zulfira
29 September 2024
0

MASAKINI.CO - Jelang peringatan bencana tsunami tahun 2004 silam, Konferensi Nasional Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (KNPRBBK) XVI akan segera...

Next Post

Jelang Idulfitri, Pasar Beureunuen Sepi Pembeli

Pertamina Beri Diskon Setiap Pembelian Pertamax Green 95

Pertamina Beri Diskon Setiap Pembelian Pertamax Green 95

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co