MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tutup Hutan Aceh 2025 Capai 39.687 Hektare, Lonjakan Deforestasi Terbesar dalam Dua Dekade Terakhir

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Februari 2026
in News
0

Manager Geographic Information System (GIS) Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), Lukmanul Hakim | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tahun 2025 tercatat sebagai tahun dengan penutupan hutan terbesar di Aceh dalam dua dekade terakhir. Selama tahun tersebut, sebanyak 39.687 hektare hutan Aceh hilang, mencatatkan lonjakan deforestasi sebesar 274 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Angka ini bukan hanya sekadar statistik, tetapi juga menggambarkan krisis ekologis yang semakin mengkhawatirkan di provinsi tersebut.

RelatedPosts

Inflasi Aceh Tembus 6,69 Persen, BI Minta Warga Belanja Bijak Saat Ramadan dan Idul Fitri

Jelang Idulfitri, Pasar Beureunuen Sepi Pembeli

YBHA Apresiasi Pemko Banda Aceh Tangani Kasus Pemerkosaan Anak

Manager Geographic Information System (GIS) Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), Lukmanul Hakim, mengungkapkan bahwa 24.372 hektare dari total penutupan hutan disebabkan oleh faktor alami seperti kebakaran hutan dan longsor.

Namun, yang lebih memprihatinkan adalah 13.000 hektare yang hilang akibat kegiatan manusia, seperti ekspansi perkebunan, pembangunan jalan, pertambangan, dan logging.

“Angka ini seharusnya menjadi alarm keras bagi kita semua. Luas hutan yang hilang setara dengan puluhan ribu lapangan sepak bola yang lenyap hanya dalam satu tahun,” ujar Lukman, Jumat (27/2/2026).

Selain itu, Lukman menyoroti bahwa 80 persen dari penutupan hutan terjadi di kawasan hutan. Hutan Lindung tercatat sebagai kawasan yang paling terdampak, dengan 15.763 hektare hilang, disusul oleh Hutan Produksi yang kehilangan 8.935 hektare dan Taman Nasional yang kehilangan 2.958 hektare.

“Fakta ini menunjukkan bahwa status kawasan tidak menjamin perlindungan. Ketika hutan lindung dan taman nasional pun terkikis, ini bukan hanya ancaman bagi alam, tetapi juga kredibilitas sistem perlindungan itu sendiri,” tegas Lukman.

Yang lebih memprihatinkan, lanjut Lukman, adalah tekanan yang dihadapi Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), yang merupakan benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati Sumatra. Hingga September 2025, kehilangan hutan di KEL sudah mencapai 5.955 hektare, melampaui total kerugian sepanjang 2024. Secara keseluruhan, deforestasi di KEL Aceh pada tahun 2025 mencapai 28.012 hektare.

“Lonjakan tajam pada November 2025 memperburuk situasi, bahkan sebelum bencana hidrometeorologis melanda Aceh. Ini menunjukkan bahwa krisis ekologis yang terjadi tidak hanya akibat bencana alam, tetapi juga akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali,” ungkap Lukman.

Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Gayo Lues tercatat sebagai wilayah dengan kehilangan tutupan hutan terbesar yang diakibatkan faktor alami. Pembukaan polanya pelan namun terus berlanjut.

Tags: Deforestasi Aceh 2025HaKAKawasan Ekosistem Leuserrisiko bencanaTutupan Hutan
Previous Post

YBHA Apresiasi Pemko Banda Aceh Tangani Kasus Pemerkosaan Anak

Next Post

Jelang Idulfitri, Pasar Beureunuen Sepi Pembeli

Related Posts

Aceh Jadi Pemasok Satwa Liar ke Pasar Gelap Internasional

by Riska Zulfira
6 November 2025
0

MASAKINI.CO - Aceh kini menghadapi ancaman serius dari aktivitas perdagangan satwa liar yang terorganisir lintas negara. Dalam lima tahun terakhir,...

BNPB dan Australia Perpanjang Kerja Sama Manajemen PRB Hingga 2027

by Riska Zulfira
9 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Australia secara resmi memperpanjang program kerja sama di bidang manajemen risiko...

Simulasi Mengurangi Risiko Bencana

Jelang Peringatan 20 Tahun Tsunami, Aceh Jadi Tuan Rumah KNPRBBK

by Riska Zulfira
29 September 2024
0

MASAKINI.CO - Jelang peringatan bencana tsunami tahun 2004 silam, Konferensi Nasional Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (KNPRBBK) XVI akan segera...

Next Post

Jelang Idulfitri, Pasar Beureunuen Sepi Pembeli

Inflasi Aceh Tembus 6,69 Persen, BI Minta Warga Belanja Bijak Saat Ramadan dan Idul Fitri

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co