MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

116 Sekolah di Bireuen Direvitalisasi, Pemerintah Kucurkan Rp167,4 Miliar

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Maret 2026
in News
0

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti melakukan peletakan batu pertama di UPTD SMP Negeri 2 Peudada tanda dimulainya revitalisasi | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah mulai merealisasikan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh dengan total nilai bantuan mencapai Rp167,4 miliar untuk memperbaiki 116 sekolah yang terdampak bencana.

Program tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan di sejumlah sekolah, antara lain UPTD TK Negeri Mujahidin, UPTD SMP Negeri 2 Peudada, dan SMK Kesehatan Muhammadiyah, Selasa (10/3/2026).

RelatedPosts

Harga Emas Hari Ini Turun

Kabur Selama 4 Tahun, DPO Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap

Punya Utang Bukan Alasan Tak Bayar Zakat Fitrah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan program revitalisasi ini merupakan langkah percepatan pemulihan sarana pendidikan di daerah yang mengalami kerusakan akibat bencana.

“Hari ini kita mulai pembangunan di sejumlah sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi tahun 2026. Sebagian sekolah sudah ditetapkan dan pembangunannya bisa segera dimulai,” kata Abdul Mu’ti di Bireuen.

Dari total 116 sekolah penerima bantuan, sebanyak 86 sekolah akan dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah, sementara 30 sekolah lainnya dilaksanakan oleh TNI AD.

Menurut Mu’ti, jenis bantuan yang diberikan tidak sama di setiap sekolah karena disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Bantuan tersebut mencakup pembangunan ruang kelas baru, perpustakaan, laboratorium, toilet, ruang administrasi, hingga perbaikan sarana penunjang lainnya.

“Setiap sekolah memiliki kebutuhan berbeda, sehingga bantuan yang diberikan juga bervariasi sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia berharap program revitalisasi ini dapat mempercepat pemulihan proses belajar mengajar di wilayah yang terdampak bencana, sehingga siswa dapat kembali belajar dengan fasilitas yang lebih layak.

Salah satu sekolah yang menerima bantuan revitalisasi adalah UPTD TK Negeri Mujahidin. Kepala sekolah, Mursyidah, mengatakan kondisi bangunan sekolah sebelumnya cukup memprihatinkan bahkan sebelum banjir melanda wilayah tersebut.

Setelah bencana terjadi, kerusakan bangunan semakin parah dan sejumlah ruang kelas masuk kategori rusak berat. Dengan jumlah siswa sekitar 120 anak, pihak sekolah terpaksa menempatkan sekitar 30 siswa dalam satu ruang kelas agar kegiatan belajar tetap berjalan.

Melalui program revitalisasi ini, TK Negeri Mujahidin menerima bantuan sebesar Rp1,032 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi tiga ruang belajar, perbaikan ruang administrasi, pembangunan satu ruang kelas baru, penataan lingkungan sekolah, serta perbaikan sanitasi.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Kondisi sekolah sebelumnya memang sudah sangat membutuhkan perbaikan,” kata Mursyidah.

Bantuan revitalisasi juga diterima SMP Negeri 2 Peudada dengan nilai Rp3,4 miliar. Kepala sekolah, Salawati, mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi sembilan ruang kelas, pembangunan ruang administrasi, pembangunan dua unit toilet, perbaikan perpustakaan, serta pembangunan ruang UKS baru.

Menurutnya, perbaikan tersebut sangat dibutuhkan karena sebagian ruang kelas mengalami kerusakan cukup serius.

Salah seorang siswa kelas IX SMP Negeri 2 Peudada, Heira Umira, mengaku kondisi ruang kelas sebelumnya sering bocor saat hujan.

“Kalau hujan sering bocor, bahkan kadang tergenang air. Jadi kami harus pindah belajar ke musala,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan kembali sekolahnya dapat membuat proses belajar menjadi lebih nyaman. “Harapannya nanti belajarnya lebih nyaman dan tidak takut bocor atau banjir lagi saat hujan,” katanya.

Tags: Mendikdasmen RIpemerintahRevitalisasi Sekolah BireunUPTD SMP Negeri 2 Peudada
Previous Post

Harga Emas Hari Ini Turun

Related Posts

30 Sekolah di Pidie Jaya Terima Dana Revitalisasi Rp19,5 Miliar

by Riska Zulfira
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 30 sekolah di Kabupaten Pidie Jaya menerima program revitalisasi sarana pendidikan pada tahun 2025 dengan total anggaran...

Flower Desak Pemerintah Respons Cepat Bencana Banjir di Aceh

by Ulfah
29 November 2025
0

MASAKINI.CO - Flower Aceh mendesak pemerintah untuk merespons cepat tepat, dan terukur terhadap situasi banjir di Sumatra termasuk Aceh, mengingat...

Dugaan Keracunan MBG, Pemerintah Pastikan Keamanan Pangan dan Lindungi Masyarakat

Dugaan Keracunan MBG, Pemerintah Pastikan Keamanan Pangan dan Lindungi Masyarakat

by Redaksi
8 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti secara serius seluruh laporan terkait dugaan kasus keracunan pada program Makan Bergizi Gratis...

Discussion about this post

CERITA

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co