MASAKINI.CO – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Aceh sejak Selasa sore menyebabkan permukiman warga di Gampong Meunasah Krueng Alue Bungkok, Kabupaten Aceh Utara kembali terendam banjir, Kamis (14/5/2026).
Genangan air dilaporkan masih merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian mencapai hampir selutut orang dewasa. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama warga yang berada di kawasan rendah.
Salah seorang warga Meunasah Krueng, Lia, mengatakan hujan mulai turun sejak sore hari dan berlangsung hingga malam dengan intensitas cukup deras.
“Air hampir satu lutut, masih tergenang di desa kami,” ujarnya.
Menurut Lia, kondisi banjir mulai berangsur surut pada Rabu siang, meski sebagian wilayah desa masih tergenang air.
“Hujan dari kemarin sore, tapi airnya sudah mulai surut hari ini,” katanya.
Cuaca hujan lebat sendiri terjadi di hampir seluruh wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah daerah.
Forecaster on Duty SIM Banda Aceh, Angga Dirta, menyebutkan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), belokan angin, serta hangatnya suhu muka laut di perairan Aceh yang meningkatkan pembentukan awan hujan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, serta genangan air, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan terdampak cuaca ekstrem.
Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah maupun berkendara ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi.









Discussion about this post