MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BFLF Hadirkan Sekolah Lansia, Ubah Masa Tua Jadi Lebih Aktif dan Berdaya

Redaksi by Redaksi
12 Agustus 2026
in News
0

Soft launching Sekolah Lansia di Rumah Singgah Bersama BFLF Indonesia, Jalan Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Rabu (12/8/2026). | Foto: Humas BFLF

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masa lanjut usia tidak harus identik dengan kesepian dan keterbatasan aktivitas. Melalui program Sekolah Lansia, Blood For Life Foundation (BFLF) Indonesia bersama Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Aceh menghadirkan ruang baru bagi para lansia untuk tetap sehat, berkarya, dan memiliki peran di tengah masyarakat.

Program tersebut resmi diperkenalkan melalui soft launching Sekolah Lansia di Rumah Singgah Bersama BFLF Indonesia, Jalan Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Rabu (12/8/2026).

RelatedPosts

Pohon Trembesi Tumbang di Badan Jalan Kuta Cot Glie, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu Abeh Aceh Barat: Tradisi Doa Tolak Bala yang Terus Dijaga

Harga Emas Terkoreksi, Tetap Bertahan di Kisaran Rp8 Juta per Mayam

Sebanyak 48 lansia dari Banda Aceh menjadi peserta awal dalam program yang dirancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus ruang interaksi sosial bagi kelompok lanjut usia.

Ketua Umum BFLF Indonesia, Michael Octaviano, mengatakan program tersebut lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang bagi lansia agar tetap aktif dan tidak terisolasi dari lingkungan sosial.

“Tujuannya agar para ayah bunda, kakek dan nenek tetap bergerak, kreatif, berkontribusi, serta masih bisa memberikan manfaat dan kebaikan dalam kehidupan,” kata Michael.

Menurutnya, perubahan pola kehidupan membuat sebagian lansia semakin jarang memiliki ruang interaksi. Kondisi itu tidak selalu disebabkan kurangnya perhatian keluarga, tetapi juga karena kesibukan anak dan perubahan kehidupan sosial.

Karena itu, Sekolah Lansia hadir bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk membangun kembali hubungan sosial, menjaga kesehatan, sekaligus meningkatkan kemandirian para lansia.

“Banyak lansia yang saat ini tinggal sendiri bukan karena anaknya tidak peduli. Mereka membutuhkan kegiatan agar bisa berkumpul, bersosialisasi, dan tetap memiliki lingkungan yang mendukung,” ujarnya.

Dalam program tersebut, BFLF bersama BKKBN akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, senam lansia, kajian agama, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan sosial seperti berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Michael menyebut salah satu konsep yang dikembangkan adalah menghadirkan lansia yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tetap memiliki semangat untuk berkontribusi.

“Lansia bukan kelompok yang harus ditinggalkan. Mereka memiliki pengalaman, pengetahuan, dan nilai yang tetap bisa dibagikan kepada masyarakat,” katanya.

Selain Sekolah Lansia, BFLF juga akan meresmikan Rumah Singgah Lansia Merdeka pada 18 Agustus 2026 sebagai pusat kegiatan dan interaksi bagi para lansia di Banda Aceh dan sekitarnya.

Program tersebut diharapkan menjadi model pendampingan lansia yang menempatkan kelompok usia lanjut sebagai bagian aktif dalam pembangunan sosial.

Michael berharap dukungan dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat keberlanjutan program tersebut.

“Kita ingin membahagiakan ayah, kakek, dan nenek lansia. Mereka harus tetap memiliki ruang untuk hidup sehat, bahagia, dan bermanfaat,” ujarnya.

Tags: BFLF IndonesiaBKKBN Acehpemberdayaan lansia AcehSekolah Lansia Banda Acehsekolah lansia gratis
Previous Post

Rabu Abeh Aceh Barat: Tradisi Doa Tolak Bala yang Terus Dijaga

Next Post

Pohon Trembesi Tumbang di Badan Jalan Kuta Cot Glie, Tidak Ada Korban Jiwa

Related Posts

BKKBN Aceh Perkuat Peran Bidan untuk Putus Mata Rantai Stunting

by Redaksi
24 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – BKKBN Aceh memperkuat peran bidan sebagai ujung tombak pencegahan stunting dalam upaya memutus mata rantai lahirnya kasus stunting...

Rumah Singgah untuk Pasien Diresmikan di Tapaktuan, Layani Warga yang Berobat ke RSUDYA

by Redaksi
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Sebuah rumah singgah bagi pasien dan keluarga pasien yang menjalani pengobatan di Kabupaten Aceh Selatan resmi beroperasi di...

Pemko Banda Aceh Gandeng Dunia Usaha Jadi Orang Tua Asuh Keluarga Berisiko Stunting

by Riska Zulfira
12 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong keterlibatan dunia usaha dalam upaya pencegahan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh...

Next Post

Pohon Trembesi Tumbang di Badan Jalan Kuta Cot Glie, Tidak Ada Korban Jiwa

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co