MASAKINI.CO – Setelah empat hari pencarian, Juanda (19), warga Syiah Kuala, Banda Aceh, yang dilaporkan tenggelam di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan warga terdampar di pinggir pantai pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 19.55 WIB.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Husain, mengatakan informasi penemuan korban diterima dari masyarakat yang melihat jasad Juanda terdampar di pinggir pantai.
“Warga melihat korban terdampar di pinggir pantai dalam kondisi meninggal dunia,” kata Al Husain, Kamis (27/8/2026).
Tim SAR gabungan kemudian bergerak dari Pelabuhan Ulee Lheue menggunakan RIB pada pukul 20.15 WIB untuk mengevakuasi korban. Jasad korban tiba di Pelabuhan Ulee Lheue sekitar pukul 21.40 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Zainoel Abidin.
Sebelumnya, Juanda dilaporkan terseret arus laut pada Minggu sekitar pukul 11.50 WIB. Saat itu, korban bersama tujuh temannya sedang bersiap pulang setelah bermalam di Pantai Lhok Keutapang.
Korban diduga terseret arus ketika sedang membersihkan barang. Rekan korban sempat berupaya menolong dengan menariknya menggunakan tali, namun korban tidak berhasil diselamatkan.
Pada hari keempat, pencarian diperluas dengan membagi tim ke wilayah perairan dan daratan. Tim pertama menyisir perairan hingga empat mil laut dari lokasi terakhir korban terlihat menggunakan RIB, sekaligus melakukan pemantauan udara dengan drone. Sementara tim kedua menyisir garis pantai hingga dua kilometer dari lokasi kejadian.
Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB karena belum menemukan korban. Namun, sekitar dua jam kemudian, informasi dari warga mengenai penemuan jasad korban langsung ditindaklanjuti Tim SAR.








Discussion about this post