MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

ISNU Aceh Minta Sarjana NU Buktikan Peran di Tengah Masyarakat

Aininadhirah by Aininadhirah
30 Agustus 2026
in News
0

Pengurus PW ISNU Aceh bersama jajaran pengurus cabang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh berfoto bersama usai mengikuti Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Jombang, Jawa Timur | Foto : Dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gelar akademik dan kemampuan profesional dinilai belum cukup bagi para sarjana Nahdlatul Ulama (NU) untuk menghadapi perubahan zaman. Mereka didorong tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu yang dimiliki menjadi gagasan dan kerja nyata yang dibutuhkan masyarakat.

Hal tersebut menjadi sorotan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Jombang, Jawa Timur, 27–30 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi momentum bagi pengurus untuk mengevaluasi sejauh mana peran sarjana NU selama ini telah memberikan dampak di tengah masyarakat.

RelatedPosts

Pondok Karyawan Wisata Taman Rusa di Aceh Besar Terbakar

20 Hektare Lahan di Bener Meriah Terbakar

GenBI Aceh Didorong Jadi Penggerak Edukasi Ekonomi di Ruang Digital

Sekretaris PW ISNU Aceh, Dr Rahmad Syah Putra MPd MAg, mengatakan perkembangan sosial dan teknologi yang semakin cepat membuat sarjana NU harus mampu mengambil peran lebih besar. Menurutnya, keilmuan yang dimiliki para anggota jangan hanya berhenti pada ruang akademik maupun aktivitas internal organisasi.

“ISNU harus mampu menerjemahkan kapasitas keilmuan dan profesionalisme para sarjana NU menjadi gagasan dan kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, hasil evaluasi dalam Rapimwil ini harus menjadi pijakan untuk memperbaiki program dan memperkuat kontribusi organisasi,” kata Rahmad.

Ia menilai tantangan tersebut semakin besar seiring perubahan pola komunikasi masyarakat akibat perkembangan teknologi. Kondisi ini menuntut para sarjana NU untuk lebih adaptif, termasuk dalam menyampaikan gagasan dan memberikan solusi terhadap persoalan yang muncul di masyarakat.

“ISNU tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan internal. Kita perlu memastikan keberadaan organisasi memberi dampak yang lebih luas, terutama melalui gagasan, keilmuan, profesionalisme, dan pengabdian para sarjana NU,” ujarnya.

Menurut Rahmad, potensi tersebut cukup besar karena anggota ISNU bergerak di berbagai bidang, mulai dari perguruan tinggi, pendidikan, pemerintahan, dunia profesional hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Potensi itu dinilai perlu diperkuat melalui koordinasi antara pengurus wilayah dan cabang.

“Kita ingin membangun koordinasi yang lebih kuat antara PW dan PC sehingga potensi para sarjana NU di berbagai daerah dapat dioptimalkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dalam Rapimwil, sejumlah pengurus cabang dari kabupaten dan kota di Aceh menyampaikan perkembangan serta tantangan organisasi di daerah masing-masing. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan program yang dinilai lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga berlangsung bersamaan dengan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026. Momentum itu dimanfaatkan ISNU Aceh untuk melihat kembali posisi kaum intelektual NU di tengah dinamika sosial, pendidikan, keagamaan dan perkembangan teknologi.

PW ISNU Aceh berharap evaluasi tersebut tidak berhenti pada pembahasan program organisasi. Ke depan, keberadaan sarjana NU diharapkan semakin terlihat melalui gagasan, profesionalisme dan pengabdian yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tags: ISNUNahdatul UlamaPW ISNU AcehSarjana Nahdhatul Ulama
Previous Post

20 Hektare Lahan di Bener Meriah Terbakar

Next Post

Pondok Karyawan Wisata Taman Rusa di Aceh Besar Terbakar

Related Posts

No Content Available
Next Post

Pondok Karyawan Wisata Taman Rusa di Aceh Besar Terbakar

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co