MASAKINI.CO – Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan bahasa Arab. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja dan silaturahmi Ketua Prodi BSA, Sumardi, dengan Mudir Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Banda Aceh, Selasa (13/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor LIPIA Banda Aceh ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas pengembangan kolaborasi akademik guna meningkatkan kualitas pendidikan, kompetensi mahasiswa, dan penyelenggaraan kegiatan ilmiah bersama.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas tiga agenda strategis, yakni pengakuan mata kuliah melalui mekanisme mu‘ādalah bagi alumni LIPIA yang melanjutkan studi ke Prodi BSA UIN Ar-Raniry, penyelenggaraan kelas khusus bahasa Arab secara gratis bagi mahasiswa BSA, serta rencana seminar internasional untuk memperingati Hari Bahasa Arab Sedunia pada 18 Desember 2026.
“Kerja sama dalam bidang mu‘ādalah menjadi salah satu bentuk sinergi akademik yang telah direalisasikan oleh kedua lembaga. Melalui mekanisme ini, alumni LIPIA Banda Aceh yang melanjutkan pendidikan ke Prodi BSA UIN Ar-Raniry berkesempatan memperoleh pengakuan atas mata kuliah yang telah ditempuh sebelumnya, melalui proses penyetaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terang Sumardi.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesinambungan pendidikan bahasa Arab sekaligus memperluas kesempatan bagi lulusan LIPIA untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana. Dengan demikian, kompetensi akademik yang telah diperoleh sebelumnya dapat dipertimbangkan dalam proses pendidikan lanjutan sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Selain memperkuat program yang telah berjalan, kedua lembaga juga membahas rencana penyelenggaraan kelas khusus bahasa Arab secara gratis yang akan disediakan LIPIA Banda Aceh bagi mahasiswa Prodi BSA UIN Ar-Raniry.
Program yang masih dalam tahap persiapan tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran tambahan bagi mahasiswa untuk memperdalam penguasaan bahasa Arab secara lebih intensif. Kelas ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan keterampilan berbahasa, khususnya dalam komunikasi aktif, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang bahasa dan sastra Arab.
“Kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen kedua lembaga untuk menghadirkan pembelajaran yang saling melengkapi, sehingga mahasiswa memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kemampuan kebahasaan dan kesiapan akademiknya,” ujarnya.
Agenda strategis berikutnya adalah rencana kolaborasi penyelenggaraan seminar internasional dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab Sedunia (World Arabic Language Day) pada 18 Desember 2026.
Seminar ini direncanakan menjadi ruang pertukaran gagasan dan penguatan tradisi akademik yang membahas perkembangan bahasa Arab dalam berbagai perspektif, mulai dari pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan ilmu pengetahuan hingga tantangan pembelajaran bahasa Arab di era digital.
Melalui kegiatan tersebut, kedua lembaga juga berharap dapat memperluas jejaring akademik dengan melibatkan akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, serta pemerhati bahasa Arab dari dalam dan luar negeri. Kolaborasi ini diharapkan mendorong lahirnya gagasan dan inovasi yang relevan bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab di masa mendatang.
Bagi Prodi BSA UIN Ar-Raniry kata Sumardi, penguatan kemitraan dengan LIPIA Banda Aceh merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran, mendukung pengembangan kurikulum, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif dan mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari langkah penguatan kelembagaan yang dilakukan Sumardi setelah kembali dipercaya memimpin Prodi BSA UIN Ar-Raniry untuk periode 2026–2030.
Melalui kemitraan yang semakin erat, kedua lembaga diharapkan tidak hanya mempertahankan kerja sama yang telah terbangun, tetapi juga mengembangkan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika.
“Sinergi antara Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan LIPIA Banda Aceh pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat posisi bahasa Arab, tidak hanya sebagai objek kajian akademik, tetapi juga sebagai bahasa komunikasi, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penghubung jejaring intelektual antarlembaga di tingkat nasional dan internasional.”










Discussion about this post