MASAKINI.CO – Masyarakat yang ingin membeli ponsel baru kini harus menyiapkan anggaran lebih besar. Kenaikan harga berbagai merek membuat pilihan ponsel dengan harga di bawah Rp2 juta semakin sulit ditemukan, sementara konsumen tetap mencari perangkat dengan spesifikasi yang memadai.
Kru Erafone Banda Aceh, Isra, mengatakan saat ini banyak konsumen mencari ponsel yang harganya terjangkau, tetapi tetap mampu menunjang kebutuhan sehari-hari, mulai dari komunikasi hingga mengambil foto dan mengakses berbagai aplikasi.
“Kalau sekarang banyak yang mencari harga yang terjangkau, karena situasi ekonomi saat ini, dengan HP di bawah dua jutaan sudah tidak ada lagi,” kata Isra, Jumat (30/10/2026).
Menurut Isra, kenaikan harga terjadi pada sejumlah merek dengan besaran yang berbeda. Harga produk iPhone dapat naik Rp1 juta hingga Rp2 juta, sedangkan merek lainnya mengalami kenaikan sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu.
Ia menyebut kenaikan tersebut tidak berlangsung dalam periode yang tetap. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), kebutuhan RAM, dan kapasitas penyimpanan turut memengaruhi harga ponsel.
Di tengah kenaikan harga, konsumen juga dihadapkan pada pilihan spesifikasi dan fitur yang beragam. Sebagian mencari kamera berkualitas, sementara lainnya lebih mengutamakan baterai berkapasitas besar atau perangkat yang nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Isra menilai konsumen tidak perlu terpaku pada merek atau harga tinggi saat memilih ponsel. Setiap merek memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, sehingga pilihan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
Ia mengingatkan masyarakat agar mencari informasi dan membandingkan spesifikasi sebelum membeli, termasuk bertanya kepada petugas toko jika ada fitur yang belum dipahami.
“Tipsnya jangan malu bertanya. Pastikan dulu kebutuhan dan anggaran yang diinginkan agar tidak bingung saat transaksi,” ujarnya.
Dengan begitu, konsumen dapat memilih ponsel yang sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih untuk fitur yang sebenarnya tidak diperlukan.





Discussion about this post