MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan yang masih berada jauh di bawah level Rp8 juta per mayam mulai dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk menambah tabungan. Setelah sempat menunda pembelian saat harga melonjak, sejumlah konsumen kini kembali melirik emas karena dinilai lebih terjangkau.
Pada perdagangan hari ini, Senin (2/11/2026) harga emas perhiasan di Banda Aceh tercatat Rp7.330.000 per mayam. Angka ini naik Rp10.000 dibandingkan Sabtu lalu yang berada di level Rp7.320.000 per mayam. Meski mengalami kenaikan tipis, harganya masih lebih rendah dibandingkan beberapa bulan sebelumnya ketika sempat menyentuh Rp8 juta per mayam.
Yani menjadi salah satu warga yang memanfaatkan kondisi tersebut. Setelah mengetahui harga emas turun dibandingkan periode sebelumnya, ia berencana membeli perhiasan hari ini untuk menambah simpanan.
“Mumpung turun saya ingin membeli, takutnya nanti naik lagi,” kata Yani.
Menurutnya, membeli emas sebagai investasi tidak harus selalu menunggu harga turun. Selama memiliki uang lebih, pembelian bisa dilakukan kapan saja. Namun, harga yang lebih rendah menjadi kesempatan untuk menambah tabungan.
Keputusan serupa diambil Nilawati. Ia mengaku sempat menunda membeli emas ketika harganya kembali menyentuh Rp8 juta per mayam. Kini, saat harga lebih rendah, ia memilih memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Saya sempat menunda saat harga emas sempat kembali menyentuh Rp8 juta kemarin. Tapi ini mumpung turun, saya langsung beli,” ujarnya.
Bagi Yani dan Nilawati, harga yang lebih rendah menjadi momentum untuk kembali mengalokasikan uang ke dalam bentuk emas. Keduanya memilih memanfaatkan kondisi saat ini daripada menunda pembelian dan berhadapan dengan kemungkinan harga kembali meningkat.









Discussion about this post