MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Tujuh Parpol Minta Mendagri Pisahkan Pilpres dan Pileg

Masa Kini by Masa Kini
29 Januari 2020
in Headline, Nasional
0

Gedung perkantoran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (29/1). [Ali L]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tujuh tujuh partai politik (Parpol) menyambangi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kantornya di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (29/1).

Para petinggi dari Parpol tersebut membicarakan sejumlah topik, termasuk terkait pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019.

RelatedPosts

MUI: Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Berbeda

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso mengungkapkan, kehadiran mereka merupakan undangan langsung dari Mendagri Tito untuk membahas sejumlah hal. Utamanya tentang dinamika politik di tanah air yang terus berkembang hingga saat ini.

Salah satu yang diminta dan disampaikan para petinggi partai secara kolektif ialah menghapus Pemilu serentak, baik Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemihan Legislatif (Pileg).

“Tadi kita urun rembuk dan Mendagri menyambut positif ialah kita tadi bertujuh mengusulkan agar pilihan serentak untuk Pilpres dan Pileg ditiadakan, alias dipisahkan,” kata Priyo mewakili para Sekjen Parpol di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (29/1).

Priyo memaparkan, pihaknya berharap Pilpres dan Pileg akan dilaksanakan secara terpisah atau tidak sekaligus seperti tahun sebelumnya. Menurutnya, Pemilu serentak sangat berisiko dan punya persoalan yang krusial sehingga harus segera diatasi dengan memisahkan dua proses pemilihan itu.

“Jadi agar nanti pemilihan presiden di hari tertentu dan Pileg di hari tertentu lainnya. Karena begitu (pelaksanaan) serentak kemarin yang terjadi adalah sengkarut yang luar biasa, termasuk wafatnya para penyelenggaraan Pemilu di tingkat lapangan yang jumlah sangat mengejutkan kita bersama,” terangnya.

Ia memandang, tujuan awal yang ingin menyederhanakan proses Pemilu tersebut jangan sampai mengorbankan banyak sisi penting, terutama kesehatan dan nyawa penyelenggaraan Pemilu. Karena itu, pihaknya menyampaikan masukan dan gagasan pada Mendagri dalam pertemuan hari ini.

“Jangan kemudian sistem yang kita bangun yang ingin menyederhanakan sebuah (proses) memilih presiden, para pemimpin legislatif, berimbas karena waktu yang begitu mepetnya dan terjadi kelelahan yang bersifat massal dan masif,” paparnya.

Sisi lain, Priyo dan petinggi Parpol juga mengapresiasi Mendagri yang telah terbuka menerima masukan. Serta mau memfasilitasi pertemuan yang dianggap penting ini.

“Tadi ada pikiran, apakah memungkinkan teman-teman yang di Parlemen betul-betul memperhatikan sisi ini. Ya kita benahi kemungkinan (Presidential) Threshold untuk presiden, agak diturunkan sedikit lah atau tadi ada pikirkan, kalau perlu nol persen misalnya,” sambungnya.

Mereka yang bertemu dengan Mendagri Tito ini merupakan peserta Pemilu 2019 yang tidak lolos parlemen. Mereka ialah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya.

Lalu Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Gerindra). [Ali L]

Tags: MendagriParpolPileg dan Pilpres Serentak
Previous Post

Kesadaran Masyarakat Berobat TBC Masih Kurang

Next Post

Polsek Kuta Alam Temukan Jasad di Peunayong

Related Posts

Korban Bencana Aceh Tamiang Terima Bantuan Perbaikan Rumah dari Pemerintah

Korban Bencana Aceh Tamiang Terima Bantuan Perbaikan Rumah dari Pemerintah

by Ulfah
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO — Korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang menerima bantuan perbaikan rumah dari pemerintah. Bantuan tahap I tersebut diserahkan...

Aceh Usul Penghapusan Sementara Barcode BBM Jelang Ramadan dan Idul Fitri

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah kembali mengusulkan penghapusan sementara kebijakan barcode pembelian BBM selama masa transisi pemulihan bencana di...

MPR RI Salurkan 15 Ribu Paket Bantuan ke Delapan Kabupaten Terdampak Bencana di Aceh

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyalurkan 15 ribu paket bantuan kepada masyarakat di delapan kabupaten di Aceh yang...

Next Post

Polsek Kuta Alam Temukan Jasad di Peunayong

Bulan Depan, 4.105 Pelamar CPNS Ikuti SKD

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co