Tinjau Pembangunan Rumah Duafa, Wakil Ketua DPRA Ingatkan Tak Ada Pungli

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin, saat meninjau progres pembangunan rumah duafa di Kabupaten Abdya. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Tinjau Pembangunan Rumah Duafa, Wakil Ketua DPRA Ingatkan Tak Ada Pungli

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Wakil Ketua DPRA, Safaruddin, saat meninjau progres pembangunan rumah duafa di Kabupaten Abdya. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Safaruddin, meninjau progres pembangunan sejumlah rumah duafa yang diusulnya dalam APBA 2022, pada Selasa dan Rabu 24-25 Mei 2022 kemarin.

Safaruddin meminta pembangunan rumah dikerjakan sesuai harapan, dan tidak ada pihak-pihak yang melakukan pungutan liar (pungli) dalam program pembangunan rumah duafa itu.

“Jangan coba-coba kutip uang pembangunan ini, saya ingatkan siapa yang berani maka akan kita tindak langsung,” katanya.

Rumah yang dikunjungi tersebar di wilayah Kecamatan Manggeng, Tangan-tangan, dan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Dalam kunjungan tersebut, Safaruddin turun langsung ke setiap gampong melihat satu per satu rumah yang sedang dibangun.

Kegiatan itu bagian dari agenda reses II tahun anggaran 2022 di daerah pemilihan (dapil) IX.

Selain melihat progres pembangunan, Safaruddin juga menemui dan berbincang dengan penerima batuan. Bahkan, ia turut masuk ke dalam melihat kondisi rumah penerima bantuan yang masih berlantaikan tanah, berdinding kayu, dan beratap rumbia.

“Alhamdulilah neuk, terima kasih beuh, semoga bagah siap rumoh nyoe mangat bagah bisa mak duk (alhamdulillah nak terima kasih banyak ya, semoga cepat siap rumah ini agar ibu bisa cepat tempati,” ucap salah seorang penerima bantuan.

Di hadapan timnya dan tukang, Safaruddin menegaskan agar jangan coba-coba ‘bermain’ dalam proyek bantuan pembangunan rumah duafa tersebut. Ia mengaku sejauh ini belum ada laporan atau temuan adanya pungli terhadap pembangunan rumah duafa yang diusul melalui dana pokok pikiran (pokir) itu.

“Saya ingin membantu meringankan beban masyarakat yang memang sangat membutuhkan, agar mereka bisa hidup dengan layak,” ujarnya.

Safaruddin berharap pembangunan rumah duafa ini bisa selesai dengan waktu yang telah ditargetkan.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist