Eks Kombantan GAM Serahkan Bendera Bulan Bintang ke Kapolres Lhokseumawe

KPA Kuta Pasee menyerahkan bendera Bulan Bintang dan butir MoU Helsinki ke Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto di peringatan Hari Damai Aceh, Senin 15/8/2022. (foto: dok Polres Lhokseumawe)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Eks Kombantan GAM Serahkan Bendera Bulan Bintang ke Kapolres Lhokseumawe

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
KPA Kuta Pasee menyerahkan bendera Bulan Bintang dan butir MoU Helsinki ke Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto di peringatan Hari Damai Aceh, Senin 15/8/2022. (foto: dok Polres Lhokseumawe)

MASAKINI.CO – Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Kuta Pasee, organisasi tempat bernaungnya mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara, menyerahkan bendera Bulan Bintang ke Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto.

KPA Kuta Pase juga turut menyerahkan satu eksemplar Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA), butir-butir MoU Helsinki, dan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 kepada Henki.

Penyerahan itu dimaksudkan sebagai bentuk pengingat bahwa sejumlah persoalan pasca 17 tahun damai Aceh berlangsung, masih banyak butir MoU Helsinki yang belum terealisasi.

“Tujuan kedatangan kami adalah untuk penyelesaian permasalahan Aceh secara bermartabat, mengimplementasikan apa yang telah menjadi komitmen bersama,” kata Juru Bicara Ketua KPA Kuta Pase, Halim Abe, Senin (15/8/2022).

Dia menyebut, pihaknya mencoba membangun komunikasi dan hubungan silaturahmi dengan kepolisian, sehingga tidak terjadi lagi benturan di lapangan tiap momen peringatan Hari Damai Aceh, yang diperingati tiap 15 Agustus.

Menurutnya, sekelumit permasalahan yang belum terealisasi pasca MoU Helsinki menjadi tanggung jawab bersama.

“Harus kita selesaikan secara menyeluruh. Bukan hanya masalah bendera, tapi permasalahan yang telah menjadi kesepakatan di Helsinki,” kata Halim Abe.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, mengaku cara yang dilakukan KPA Kuta Pase dalam memperingati 17 tahun damai Aceh ini, merupakan hal yang bermartabat.

“Ini terobosan yang luar biasa, pola lama harus kita tinggalkan menuju ke arah yang lebih baik. Hal ini perlu dipertahankan guna menjaga keutuhan damai di Aceh,” katanya.

Dia berjanji akan menyampaikan aspirasi mantan kombatan GAM yang bernaung di KPA Kuta Pase itu ke tingkat provinsi.

“Kita semua bersaudara, tentu kita juga semua berharap Aceh lebih makmur ke depannya,” ujarnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist