Banjir Bandang Aceh Tenggara, Puluhan Rumah & Fasilitas Umum Rusak

Rumah warga Aceh Tenggara tertimbun lumpur dan tumpukan kayu akibat banjir bandang, Kamis 14/4/2022. (foto: BPBA)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Banjir Bandang Aceh Tenggara, Puluhan Rumah & Fasilitas Umum Rusak

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Rumah warga Aceh Tenggara tertimbun lumpur dan tumpukan kayu akibat banjir bandang, Kamis 14/4/2022. (foto: BPBA)

MASAKINI.CO – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara pada Kamis (14/4/2022) malam, mengakibatkan 92 rumah warga dan fasilitas umum rusak ringan hingga berat. Satu jembatan lintas provinsi Aceh dan Sumatera Utara, tepatnya di Kecamatan Semadam, dilaporkan putus.

“Total ada 14 desa dalam lima kecamatan terdampak banjir bandang yang membawa material lumpur dan patahan kayu hingga menyebabkan kerusakan rumah penduduk, pesantren, jembatan serta fasilitas publik lainnya,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, Sabtu (16/4/2022).

Dia merincikan, daerah yang terdampak banjir bandang meliputi Kecamatan Bambel, di antaranya Desa Pinding, Kuning I dan Lawe Hijo.

Kemudian di Kecamatan Semadam, meliputi Desa Pasar Puntung, Kampung Baru, Lawe Beringin, Simpang, Lawe Mejile, Sukamakmur dan Kecamatan Lawe Sigala-Gala, yakni Desa Kayu Mbelin.

Selanjutnya, di Kecamatan Lawe Sumur, meliputi Desa Buah Pala, Teger Miko dan Kuta Lesung, serta di Kecamatan Babul Makmur banjir bandang menerjang Desa Sejahtera Baru.

Ilyas menyebut, BPBD Aceh Tenggara dibantu Dinas PUPR dan BPJN 1 Aceh telah menurunkan sejumlah ekskavator untuk melakukan pembersihan material kayu dan lumpur di rumah warga serta badan jalan.

Kondisi terakhir, banjir masih menggenangi permukiman penduduk di Desa Kuta Lesung, Kecamatan Lawe Sumur. Sementara daerah lainnya telah surut.

“Kebanyakan penduduk yang terdampak memilih berlindung di rumah kerabat dekat mereka. Namun BPBD Aceh Tenggara mendirikan tenda pengungsi dan posko lapangan di wilayah Kecamatan Semadam untuk mengantisipasi jika ada warga yang butuh tempat perlindungan,” ujar Ilyas.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist