MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kisah Chika Olivia, Entrepreneur Lulusan SLB YPAC Aceh Utara

Redaksi by Redaksi
19 Mei 2022
in News
0
Kisah Chika Olivia, Entrepreneur Lulusan SLB YPAC Aceh Utara

Chika Olivia, tunarungu alumni SLB YPAC Dewantara. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sukses tidak pernah mengenal kondisi fisik, sukses adalah milik mereka yang tekun dan memanfaatkan peluang yang ada. Begitulah potret Chika Olivia, tunarungu alumni SLB YPAC Dewantara, Aceh Utara.

Chika adalah anak berkebutuhan khusus yang disebut oleh Sekda dan Kadisdik sebagai ‘anak emas’. Disebut ‘anak emas’ karena mereka memiliki kelebihan yang perlu diasah dengan benar dibalik kekurangan yang dimiliki.

RelatedPosts

Imbauan Tak Panic Buying Diabaikan, Antrean BBM di SPBU Masih Mengular

Harga Pangan Turun, BPS Catat Deflasi 0,24 Persen di Aceh

Trauma KDRT Disebut Jadi Penyebab Turunnya Angka Pernikahan di Aceh

Meski terlahir sebagai ‘anak emas’ kini Chika tidak lagi merasa minder. Setelah ditempa dan lulus pada 2009 lalu dari SLB YPAC, kini ia pun sudah mandiri bahkan telah memiliki keterampilan yang membuat dirinya mandiri dan bisa meringankan beban orang tua.

Hal itu disampaikan Chika melalui bahasa isyarat yang diterjemahkan oleh guru SLB YPAC di hadapan Sekretaris Daerah Aceh (Sekda) Taqwallah, dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, seusai pelaksanaan zikir rutin Pemerintah Aceh yang diikuti Sekda Aceh dan rombongan di SLB YPAC, Kamis (19/5/2022).

“Saya sangat berterima kasih kepada Ibu guru yang telah membimbing saya sehingga saya bisa berkreasi sendiri secara mandiri dan meringankan beban orang tua,” kata Chika.

Dia menuturkan, selama di SLB YPAC dirinya tidak hanya diajarkan hidup mandiri tapi juga digali skil keterampilan untuk bekal hidupnya setelah tamat sekolah.

Kini Chika pun sudah menjadi entrepreneur muda dengan membuat kue dan merajut tas. Hasil karyanya sudah banyak diorder oleh masyarakat di kampungnya sebagai konsumen.

“Dari hasil membuat kue dan merajut saya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban orang tua,” kata Chika.

SLB YPAC Dewantara adalah sekolah swasta yang beralamat di Jalan Medan – Banda Aceh tepatnya di Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara.

Saat ini memiliki 58 orang siswa yang terdiri dari, 47 orang tunagrahita, 5 orang tunarungu, 3 orang tunadaksa, dan 3 orang autis. Para siswa diasuh oleh 8 orang guru yang terdiri dari 2 orang guru tunarungu, 2 orang guru tunagrahita, 2 orang tunadaksa, dan 2 orang guru autis.

Kepala SLB YPAC, Animawati, mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah memiliki sejumlah alumni yang mandiri, diantaranya Nasrul membuka usaha batu bata di Gampong Ulee Pulo, Alvia membuat usaha kue di Batuphat, Chika Olivia membuat kue di bangka dan Nailul yang kini banyak menerima orderan tas rajut di Panggoi.

“Saat ini SLB YPAC Dewantara memiliki jumlah rombel 9 dan jumlah siswa sebanyak 58 orang, ” kata Animawati.

Sementara Sekda Taqwallah dan Kadisdik Alhudri menyampaikan terima kasih atas keikhlasan para guru dalam mendidik para ‘anak emas’ dengan cukup sabar.

Suka Duka Menjadi Guru SLB

Sementara itu, Nadia Laila, salah seorang guru SLB YPAC yang diminta untuk menyampaikan sambutannya di hadapan Sekda dan Kadisdik Aceh mengungkapkan, bahwa dirinya menjadi guru SLB karena direkrut oleh kepala sekolah pada 2001, lantaran saat itu tidak ada yang mau menjadi guru di SLB YPAC Dewantara. Salah satu faktornya karena disebabkan oleh kondisi yang sedang konflik bersenjata.

Saat mencari siswa pun, kata Nadia, mereka harus sampai ke pelosok desa karena saat itu banyak orang tua yang belum memahami pentingnya pendidikan bagi ‘anak emas’ dan bahkan banyak orang tua yang menyembunyikan ‘anak emasnya’.

Ketika konflik senjata masih berkecamuk, dirinya bersama kepala sekolah dan guru-guru lain banyak mengalami ancaman dari berbagai pihak saat mencari siswa.

“Walaupun demikian, alhamdulillah prestasi siswa yang pernah saya bimbing dan dampingi diantaranya juara 2 FLS2N tingkat provinsi dan juara 2 O2SN tingkat provinsi,” katanya.

Tags: Aceh UtaraAnak Berkebutuhan KhususDisdik AcehEnterpreneurSLB YPAC Dewantara
Previous Post

Pemko Sabang Buka Program Beasiswa Aceh Carong, Ini Syaratnya

Next Post

PT SBA Minta Bantuan Pengamanan

Related Posts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

by Riska Zulfira
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan menemukan sedikitnya tujuh dugaan kasus Kekerasan Berbasis Gender (KBG) di...

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

by Aininadhirah
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengeluarkan surat edaran baru Nomor: 100.3.4/1772/2026 terkait aturan penggunaan gawai di lingkungan sekolah....

Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Dilarang Pakai Ponsel Saat Jam Belajar

by Riska Zulfira
9 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Pendidikan Aceh menetapkan pengaturan ketat terkait penggunaan gawai atau handphone di lingkungan satuan pendidikan. Kebijakan ini menegaskan...

Next Post
PT SBA Minta Bantuan Pengamanan

PT SBA Minta Bantuan Pengamanan

Dek Gam Minta Calon Ketua Kadin Aceh Tak Intervensi Pemilik Suara

Dek Gam Minta Calon Ketua Kadin Aceh Tak Intervensi Pemilik Suara

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co