MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Plt Gubernur Resmikan Penggunaan Poliklinik Khusus Pasien Penyakit Menular

Masa Kini by Masa Kini
8 April 2020
in News
0
Plt Gubernur Resmikan Penggunaan Poliklinik Khusus Pasien Penyakit Menular
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meresmikan penggunaan poliklinik Pinere atau Penyakit Infeksi New-emerging dan Re-Emerging, Rabu 8/4. Poli khusus bagi pasien yang menderita penyakit menular tersebut berada di komplek lama Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh.

Nova Iriansyah dalam keterangannya mengatakan, selama pandemik corona, pemeriksaan bagi mereka yang berstatus Orang Dalam Pengawasan dan Pasien Dalam Pengawasan bakal dilakukan di poliklinik pinere.

RelatedPosts

Akses Terputus, Warga Gayo Setie Bangkit di Tengah Keterbatasan Pascabencana

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Sempat Turun, Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik di Akhir Februari

“Poliklinik pelayanan khusus dari penyakit non infeksi. Agar secara psikologis masyarakat kita tahu penyakit apa yang dialami,” kata Nova.

Nova menyebutkan, secara umum penanganan medis di Aceh, khususnya bagi ODP, PDP dan pasien positif corona sangat baik. Namun demikian, kata Nova, pihaknya terus berupaya memperbaiki layanan. Targetnya pemerintah Aceh bisa mengatasi jika-jika terjadi ledakan kasus corona.

“Mudah-mudahan kita bisa mengatasinya. Yang kita lakukan adalah upaya preventif (pencegahan), itu lebih bagus dari upaya kuratif (pengobatan),” ujar Nova.

Aceh diketahui memang sudah memiliki dua laboratorium punyanya Kementerian Kesehatan dan Universitas Syiah Kuala. Namun demikian, cairan reagen sebagai salah satu instrumen tes harus dipesan di Jerman, sedang distributornya berada di Jakarta. Nova memastikan, begitu reagen pesanan tersebut tiba, pemerintah akan segera memfungsikan dua laboratorium tersebut.

Selain itu, kata Nova, pihaknya juga sudah memesan ventilator yang diproduksi kampus ITS. Ventilator itu dilaporkan sesuai dengan standar dan aturan WHO.

Saat ini, upaya awal yang dilakukan pemerintah Aceh memeriksakan sebagian masyarakat dengan rapid test. Tujuannya adalah dilakukan pemetaan, dengan demikian pemeriksaan lanjutan berupa swab test di laboratorium Kemenkes di Jakarta bagi yang terdeteksi positif bisa dilakukan.

Rapid test yang dilakukan secara random tersebut bukan sebatas menyasar kalangan ODP dan ODP. Seluruh masyarakat yang berstatus OTG atau Orang Tanpa Gejala juga akan dites. Hal tersebut dianggap penting karena OTG menjadi orang yang membawa penyakit secara tak diketahui.

“ODP ini dalam wilayah preventif. Kalau mereka tidak kita identifikasi, akan ada ledakan PDP,” kata Nova. Namun demikian, penanganan terbaik bagi ODP adalah karantina secara mandiri. Karena, dipastikan status ODP akan terus bertambah sepanjang masyarakat Aceh pulang dari daerah terdampak.

Terkait kebiasaan dan budaya mudik masyarakat Aceh jelang Ramadhan, pemerintah Aceh akan menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Dahlan Jamaluddin, mengapresiasi langkah pemerintah Aceh yang telah menyediakan poliklinik khusus untuk pemeriksaan dan pengobatan segala jenis penyakit menular.

“Hari ini ada kepastian bahwa tidak tidak ada pencampuran (pemeriksaan bagi pasien lain,” kata Dahlan. “Sekarang kan ada indikasi awal, sekarang semua orang yang batuk, pilek, sesak nafas, ada keragu-raguan, jangan-jangan covid. Jadi bisa langsung digeser kemari.”

Direktur RSUDZA, Azharuddin, menyebutkan para prinsipnya Poliklinik Pinire merupakan tempat layanan terpisah bagi pasien dengan keluhan penyakit non-infeksi. Poli tersebut, kata Azharuddin memberikan pelayanan one stop full servis: segala layanan di bawah satu atap.

Mulai dari lokasi pendaftaran, laboratorium, depo farmasi, kasir, semuanya ada di satu gedung. Ruang pemakaian APD, Ruang Pelepasan APD juga tersedia di poli pinere. Jika terindikasi harus diberikan perawatan, pasien akan dirawat di ruang isolasi pinere. Sedang jika pasien dalam kondisi gawat akan dirujuk untuk dirawat di ruangan RICU. []

Tags: Poliklinik Khusus CoronaPoliklinik Pinere
Previous Post

Terapkan PSBB Corona, Pemerintah Pusat dan Daerah harus Hilangkan Ego

Next Post

Tenaga Medis yang Menangani Pasien Corona di RSUZA Negatif

Related Posts

No Content Available
Next Post
Tenaga Medis yang Menangani Pasien Corona di RSUZA Negatif

Tenaga Medis yang Menangani Pasien Corona di RSUZA Negatif

PKK Aceh Sosialisasikan Covid-19 di Panti Asuhan dan Rumah Singgah

Pemerintah Aceh Atur Skema Pemberian BLT Bagi Keluarga Miskin

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co