MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, November 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Polda Aceh Pecat Briptu MZ Usai Terbukti Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Juli 2026
in News
0

Sidang etik terhadap Briptu MZ yang digelar di Ruang Sidang Bidpropam Polda Aceh, Selasa (28/7/2026) | Foto: Polda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan, setelah terbukti melakukan pelanggaran kode etik terkait dugaan perampokan Toko Emas Amin Setia di Kecamatan Tapaktuan.

Putusan tersebut dibacakan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dalam sidang etik yang digelar di Ruang Sidang Bidpropam Polda Aceh, Selasa (28/7/2026). Dalam sidang itu, Briptu MZ dinyatakan melakukan perbuatan tercela yang mencoreng kehormatan institusi Polri.

RelatedPosts

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

Massa Aksi Desak Bencana Ekologis Aceh-Sumatra dan Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional

HUT ke-15, NasDem Aceh Sasar Kebutuhan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan, sidang etik terhadap Briptu MZ telah berlangsung sejak Jumat (24/7/2026) dengan agenda pemeriksaan persangkaan, saksi, terduga pelanggar, hingga barang bukti. Sidang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan pada Senin (27/7/2026).

“Komisi Kode Etik Polri menjatuhkan sanksi berupa pernyataan bahwa pelanggar telah melakukan perbuatan tercela dan sanksi administratif berupa PTDH,” kata Joko.

Ia menjelaskan, Briptu MZ disidangkan karena diduga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap Toko Emas Amin Setia di Tapaktuan pada Sabtu (18/7/2026). Dalam aksi tersebut, yang bersangkutan diduga menggunakan senjata api organik Polri.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi, rekaman CCTV, barang bukti, serta pengakuan tersangka, penyidik menetapkan Briptu MZ sebagai tersangka. Proses pidana terhadap kasus tersebut kini masih ditangani oleh Ditreskrimum Polda Aceh.

Dalam pertimbangan putusan etik, KKEP menilai tindakan Briptu MZ dilakukan secara sengaja, sadar, dan terencana. Perbuatan tersebut juga dinilai telah merusak citra Polri, menurunkan kepercayaan masyarakat, serta menimbulkan kerugian bagi korban.

“Pemberian sanksi PTDH merupakan bentuk komitmen Polda Aceh dalam menegakkan disiplin dan kode etik profesi Polri. Setiap anggota yang melakukan pelanggaran berat akan diproses secara tegas sesuai aturan,” ujar Joko.

Joko menegaskan, proses etik dan pidana berjalan secara bersamaan. Polda Aceh memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Polda Aceh tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan kewenangan oleh anggota,” katanya.

Dalam sidang tersebut, Briptu MZ menerima putusan PTDH dan tidak mengajukan banding.

Tags: perampokan toko emasPolda AcehPolisi Dipecatpolres aceh selatanPTDH Briptu MZ
Previous Post

Pemkab Aceh Besar Siapkan Langkah Darurat Hadapi Kekeringan Sawah

Next Post

Pemprov Aceh Desak BNPB Segera Bangun 4 Jembatan Rusak Pasca Banjir

Related Posts

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

by Riska Zulfira
3 November 2026
0

MASAKINI.CO – Lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Simpang Air Dingin–Labuhan Bajau, Kabupaten Simeulue,...

Polda Aceh Musnahkan 104,86 Hektare Ladang Ganja di Enam Wilayah

by Riska Zulfira
2 November 2026
0

MASAKINI.CO – Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan 104,86 hektare ladang ganja di enam wilayah hukum polres...

Aparat Ungkap Ladang Ganja 18 Hektare di Aceh Utara, Empat Orang Diamankan

by Riska Zulfira
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Aparat gabungan mengungkap ladang ganja seluas sekitar 18 hektare di Dusun Alue Garut, Desa Teupin Ruseb, Kecamatan Sawang,...

Next Post

Pemprov Aceh Desak BNPB Segera Bangun 4 Jembatan Rusak Pasca Banjir

Aceh Resmi Masuk Fase Rehabilitasi-Rekonstruksi Mulai 1 Agustus

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co