MASAKINI.CO – Seorang pria berusia 63 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Toilet Nomor 3 Masjid Al-Muttaqin, Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (11/9/2026) sore.
Korban diketahui bernama Mukhtar Muhammad, warga Gampong Tgk Di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie. Sehari-hari, korban bekerja sebagai nelayan.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Kuta Alam AKP Irfan Ismail mengatakan, korban ditemukan setelah pengurus Masjid Al-Muttaqin menghubungi Polsek Kuta Alam sekitar pukul 17.00 WIB.
“Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, pengurus Masjid Al-Muttaqin awalnya menghubungi Polsek Kuta Alam sekitar pukul 17.00 WIB. Masyarakat juga melaporkan adanya seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi toilet masjid,” kata Irfan, Jumat sore.
Personel Polsek Kuta Alam yang tiba di lokasi kemudian memastikan laporan tersebut. Korban ditemukan dalam posisi terlungkup di dalam kamar mandi.
Berdasarkan keterangan warga, korban diduga terpeleset dan terjatuh saat hendak mengambil wudu untuk melaksanakan salat Jumat. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian pelipis mata sebelah kanan yang diduga akibat terbentur lantai kamar mandi.
Polisi kemudian memasang garis polisi dan mengamankan lokasi. Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh juga dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah olah TKP selesai, polisi berkoordinasi dengan pihak gampong untuk mendatangkan mobil jenazah. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke kampung halaman korban di Gampong Tgk Di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie.
Irfan mengatakan, dalam penanganan kejadian tersebut polisi telah mendatangi lokasi, mengamankan TKP, mengumpulkan bahan keterangan, serta melakukan dokumentasi.
Sementara itu, pihak keluarga melalui Faisal yang merupakan keponakan kandung korban menyatakan menolak tindakan medis berupa visum et repertum dan autopsi jenazah (informed refusal).
“Hingga jenazah dievakuasi, peristiwa tersebut masih ditangani pihak kepolisian sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Irfan.








Discussion about this post