MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

GeRAK Aceh Ragukan Komisioner KPK Pilihan DPR

Masa Kini by Masa Kini
13 September 2019
in Headline, News
0

Tampilan website resmi KPK, Jumat (13/9).

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh ragukan lima Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, walau telah dipilih Komisi III DPR. Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani bahkan menilai para komisioner semakin mempersulit KPK melakukan penindakan terhadap kasus korupsi.

Menurutnya KPK nantinya hanya menghabiskan waktu untuk melaksanakan kegiatan pencegahan semata. Masalah lainnya, ada komisioner terpilih pernah melakukan pelanggaran etika.

RelatedPosts

Pria Bersenjata Tombak Babi Tusuk Warga di Aceh Besar, Pelaku Diamankan Polisi

51 Gempa Guncang Aceh dalam Sepekan, Aktivitas Terbanyak Terjadi di Gayo Lues

Di Antara Barak dan Doa

“Terpilih pihak-pihak yang diduga sebelumnya melanggar etika, akan membuat gerakan anti korupsi mulai menurun,” sebutnya, Jumat (13/9).

Hal itu disebabkan kepercayaan publik pada komisioner terpilih tidak seperti komisioner sebelumnya. Pemilihan seseorang didukung sepenuhnya dari anggota Komisi III, hal itu semakin menunjukan bahwa KPK akan mengalami perubahan jauh dari harapan rakyat.

“Kerja-kerja KPK menjadi salah satu rekomendasi yang dipakai publik dalam mendorong gerakan anti korupsi, jika lembaga KPK berubah bentuk, maka patron anti korupsi di Indonesia ikut mengalami kemunduran,” ujarnya.

Saat ini mengingat para pimpinan KPK sudah terpilih dan ditetapkan DPR RI, maka publik harus menerimanya, dengan catatan wajib mengawasi kerja-kerja yang dilaksanakan para komisioner baru tersebut.

“Alternatifnya, selain menerima hasil yang ada pilihan terakhir publik mengontrol kerja-kerja komisioner baru,” ajak Askhalani.[]

Tags: Gerakan Anti Korupsi AcehKomisi III DPRKomisioner KPK
Previous Post

Wapres JK: Transportasi Mempersatukan Bangsa Indonesia

Next Post

Incar Wisatawan Milenial, Farah Bakal Promosi Wisata Berbahasa Inggris

Related Posts

KPK Klaim Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Tahun 2025

by Redaksi
1 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil pulihkan aset negara senilai Rp1,531 triliun sepanjang 2025, naik 107 persen dibandingkan tahun...

Next Post

Incar Wisatawan Milenial, Farah Bakal Promosi Wisata Berbahasa Inggris

Tahun Ini, Piasan Seni Diikuti 32 Stand Tujuh Kategori

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co