MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

APBDes Diduga Bermasalah, Warga Laporkan Perangkat Desa ke Kejati

Masa Kini by Masa Kini
13 Desember 2019
in Headline
0

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Warga Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar melaporkan indikasi penyimpangan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2016.

Didampingi Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), pelaporan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Jumat (13/12).

RelatedPosts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

The Land from Above

Longsor Ketol Kian Parah, Lubang Raksasa Ancam Permukiman Warga

Warga Paya Tieng yang menyerahkan laporan Munawar dan Darma berharap Kejati Aceh menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Sehingga memberi pembelajaran pada aparatur desa dalam mengelola dana desa,” kata Munawar.

Ia juga berharap Kejati Aceh menjadikan laporan ini sebagai pintu masuk untuk mengungkap kasus-kasus dugaan korupsi lain dalam pengelolaan dana desa di Gampong Paya Tieng.

“Karena selama ini pengelolaannya diduga tidak transparan,” sebutnya.

Sementara itu, Darma menyebutkan dugaan kerugian yang timbul mencapai Rp119.376.000. Perwakilan warga juga melaporkan sejumlah oknum aparatur yang diduga kuat terlibat dalam dugaan korupsi pengelolaan APBDes tahun 2016.

Bahkan berdasarkan hasil pemantauan terhadap penggunaan APBDes tahun 2016, ditemukan sejumlah kegiatan yang diduga fiktif.

“Artinya, dalam laporan pertanggungjawaban beberapa kegiatan terealisasi 100 persen, akan tetapi barang-barang tersebut tidak ditemukan di lapangan,” sebutnya.

Koordinator Bidang Hukum dan Politik, MaTA, Baihaiqi menjelaskan juga ditemukan sejumlah item kegiatan lain yang diragukan realisasinya di lapangan. Belum termasuk kegiatan-kegiatan yang menggunakan APBDes tahun anggaran 2015, 2017 dan tahun 2018.

Baihaqi menyebutkan, warga sudah berulang kali meminta aparatur desa untuk mempertanggungjawabkan dalam rapat umum, tapi hingga saat ini tidak juga dilakukan.

Bahkan warga Paya Tieng juga telah beberapa kali menyampaikan ke pihak Kecamatan Peukan Bada, tetapi tidak mendapatkan respon yang progresif.

“Atas dasar itu, perwakilan warga Paya Tieng melaporkan kasus ini ke Kejati Aceh dengan harapan dapat ditindak lanjuti,” sebutnya.[]

Tags: Aceh BesarAPBDesDugaan Korupsi APBDesPeukan Bada
Previous Post

Home Industri Dominasi Perolehan Sertifikat Halal

Next Post

Bardan Saidi: Aceh Hebat Kalau Masyarakat Kenyang, Kantong Penuh

Related Posts

Jelang Meugang, Harga Tomat Tembus Rp20 Ribu per Kg

by Riska Zulfira
15 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Harga tomat di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, melonjak tajam menjelang Meugang Ramadan. Dalam dua hari terakhir, harga...

Ibu Dua Anak Ditahan, YBHA Nilai Tak Sejalan dengan Semangat KUHP Baru

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Yayasan Bantuan Hukum Anak (YBHA) Peutuah Mandiri menyatakan kecewa atas penahanan seorang ibu yang memiliki dua anak di...

Tiga Kasi Kejari Aceh Besar Dilantik: Ini Bukan Sekadar Formalitas

by Aininadhirah
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, melantik tiga Kepala seksi (Kasi) di Aula Baharuddin Lopa...

Next Post

Bardan Saidi: Aceh Hebat Kalau Masyarakat Kenyang, Kantong Penuh

Dyah Terima Penghargaan HIMPAUDI Award

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co