MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Bardan Saidi: Aceh Hebat Kalau Masyarakat Kenyang, Kantong Penuh

Masa Kini by Masa Kini
13 Desember 2019
in Headline, News
0

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didamping Dirut PT. Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro saat meninjau pesawat N219 di hanggar PT. Girgantara Indonesia, Senin (9/12).[BPPA/ Saifullah S]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota DPRA dari Partai Keadilan Sejahtera, Bardan Saidi memastikan rencana Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah membeli empat pesawat N219 tidak tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Selain itu, juga tidak termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Ia menolak tegas rencana Pemerintah Aceh yang dinilainya bukan prioritas tersebut.

RelatedPosts

Kejati Aceh Tangkap 8 DPO Sepanjang 2026, 43 Orang Masih Diburu

Aceh Mulai Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2028

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Meluas di Aceh 1–3 September

“Kalau sesuatu yang direncanakan di luar RPJM, inikan usulan dadakan, Ini yang kita sebut selesaikan dulu yang wajib baru kita pikirkan yang sunat-sunat begitu,” jelasnya di ruang media center DPRA, Kota Banda Aceh, Kamis (12/12).

Menurut Bardan, masih banyak hal lain yang harus lebih dulu Pemerintah Aceh prioritaskan seperti menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, juga meningkatkan berbagai pelayanan kepada masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan.

“Angka kemiskinan kita masih tinggi, pengangguran juga masih banyak, daya beli masyarakat juga masih rendah, angka putus sekolah juga masih ada, Aceh 17 persen loh stunting. Nah, kenapa Gubernur bersama SKPD tidak fokus untuk hal-hal yang pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Ia mempertanyakan terkait siapa penerima manfaat akan pengadaan pesawat tersebut. Menurutnya Pemerintah Aceh kurang efektif jika pesawat itu digunakan untuk moda transportasi udara seperti ambulance dan konektivitas antar kabupaten/kota.

Bardan Saidi, anggota DPRA Fraksi PKS

Alasannya, tidak semua daerah di Aceh punya bandara. Terlebih saat ini sedang dibangun rumah sakit regional di pantai timur pantai barat dan tengah.

“Kalau nanti pesawat digunakan untuk kunjungan kerja pejabat, mobilnya juga dibeli,” jelasnya.

Padahal pada tahun 2018, DPRA baru saja menggelontorkan dana untuk perbaikan empat pesawat hibah dari Yayasan Leuser Internasional (YLI) senilai Rp1,5 miliar, namun hingga saat ini belum dapat difungsikan. Harusnya pemerintah mengoptimalkan pesawat yang sudah ada.

“Fungsi perencanan kita di pemerintah Aceh ini sanggupnya beli, beli, beli, bangun, bangun, bangun. Bisa beli, bisa bangun. Tidak bisa rawat, ini persoalannya,” tegas Bardan.

Bardan menduga ada campur tangan makelar atas pengadaan empat pesawat tersebut.

“Saya mengkhawatirkan jangan-jangan pemerintah ini bertemu dengan makelar, makelar yang kemudian unjuk-unjuk beli (pesawat-red) tanpa melihat kajian dasar apa yang mengharuskan kita untuk beli ini,” pungkasnya.

Ia menegaskan Fraksi PKS di DPRA menolak secara tegas pengadaan tersebut karena tidak sesuai kebutuhan yang ada di lapangan.

“PKS sudah menolak dan menyatakan tegas kalau suatu perencanaan di luar RPJM ini di luar mandat, jadi kerjakan dulu yang mandat fokus dulu mengejar ketertinggalan,” tegasnya.

“Apakah kemudian tageline Aceh Hebat itu dengan beli pesawat, hebatnya bukan di situ, hebatnya ketika masyarakat Aceh bisa tidur nyenyak, perutnya kenyang, kantongnya penuh, itu baru hebat,” sebut Bardan.[Ahlul Fikar]

Tags: DPRAFraksi PKSPesawat N219Tolak Pembelian Pesawat
Previous Post

APBDes Diduga Bermasalah, Warga Laporkan Perangkat Desa ke Kejati

Next Post

Dyah Terima Penghargaan HIMPAUDI Award

Related Posts

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

by Riska Zulfira
27 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyetujui Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Pemerintah Aceh Paparkan Kinerja APBA 2025, Pendapatan Capai Rp10,70 Triliun

by Redaksi
27 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyampaikan jawaban dan tanggapan terhadap catatan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait Rancangan...

Gubernur Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban APBA 2025, Pendapatan Aceh Capai Rp10,70 Triliun

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mulai membahas Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh...

Next Post

Dyah Terima Penghargaan HIMPAUDI Award

15 Tahun Tsunami, PFI Aceh Gelar Pameran Foto

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...