MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemerintah Aceh Paparkan Kinerja APBA 2025, Pendapatan Capai Rp10,70 Triliun

Redaksi by Redaksi
27 Agustus 2026
in Daerah
0

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tahun 2026 | Foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyampaikan jawaban dan tanggapan terhadap catatan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2025.

Penyampaian tersebut dilakukan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) dalam Rapat Paripurna DPRA, Kamis (27/8/2026), dengan agenda penyampaian jawaban Gubernur Aceh atas pendapat Banggar DPRA terhadap pertanggungjawaban APBA 2025.

RelatedPosts

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

Banda Aceh-Higashimatsushima Jepang Perkuat Kerja Sama, Fokus pada Mitigasi Bencana

Pemerintah Aceh Terima Catatan dan Rekomendasi DPRA, APBA 2025 Jadi Bahan Evaluasi Perbaikan Anggaran

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRA Ali Basrah tersebut, Dek Fadh menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan DPRA. Menurutnya, catatan legislatif menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan Aceh.

“Pelaksanaan anggaran yang telah ditetapkan bersama antara Pemerintah Aceh dan DPR Aceh menjadi dasar keberhasilan pembangunan Aceh. Hubungan harmonis yang bersinergi selama ini semoga dapat terus kita pertahankan untuk mewujudkan pembangunan dan mensejahterakan rakyat Aceh,” ujar Dek Fadh.

Dalam pemaparannya, Pemerintah Aceh menyampaikan realisasi kinerja keuangan APBA 2025. Total pendapatan Aceh tercatat mencapai Rp10,70 triliun atau 100,08 persen dari target Rp10,69 triliun.

Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp10,65 triliun atau 95,42 persen dari target Rp11,16 triliun. Adapun penerimaan pembiayaan terealisasi Rp530,39 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp59,28 miliar.

Dari keseluruhan pelaksanaan APBA 2025 tersebut, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Aceh tercatat sebesar Rp518,46 miliar.

Pada sektor Pendapatan Asli Aceh (PAA), Pemerintah Aceh mencatat realisasi sebesar Rp2,71 triliun atau 100,22 persen dari target Rp2,70 triliun. Capaian tersebut berasal dari penerimaan pajak, retribusi Aceh, hasil pengelolaan kekayaan Aceh yang dipisahkan, serta sumber pendapatan asli Aceh lainnya.

Dek Fadh mengatakan, Pemerintah Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah, mulai dari memperluas basis penerimaan, memperkuat pengawasan, meningkatkan pelayanan administrasi, mengoptimalkan peran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), hingga memaksimalkan pemanfaatan aset daerah.

Sementara itu, realisasi retribusi Aceh pada 2025 mencapai Rp684,77 miliar atau 96,67 persen dari target Rp708,33 miliar. Sedangkan lain-lain Pendapatan Asli Aceh yang sah terealisasi Rp258,73 miliar atau 144,92 persen dari target Rp178,53 miliar.

Dalam aspek belanja, Pemerintah Aceh menjelaskan terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi belum maksimalnya realisasi anggaran, di antaranya sisa pengadaan barang dan jasa, beberapa pekerjaan fisik dan nonfisik yang tidak terealisasi akibat bencana banjir, serta sejumlah kendala regulasi dan keterbatasan pagu anggaran.

Terkait aset daerah, Pemerintah Aceh menyatakan terus melakukan pembenahan melalui tertib administrasi, pengamanan, sertifikasi, pemanfaatan, serta optimalisasi aset milik daerah, termasuk menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dalam rapat tersebut, Dek Fadh juga menyampaikan bahwa SiLPA APBA 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. SiLPA tahun 2024 tercatat sebesar Rp530,26 miliar, sedangkan pada 2025 turun menjadi Rp518,46 miliar atau berkurang sekitar Rp11,80 miliar.

Pemerintah Aceh menilai berbagai catatan dan rekomendasi DPRA merupakan bagian dari evaluasi bersama untuk memperbaiki pengelolaan anggaran ke depan.

Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh tetap berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran agar APBA tidak hanya memenuhi aspek administrasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pendapat, usul, dan saran anggota DPRA merupakan bentuk keseriusan dalam menjalankan amanah rakyat. Ini menjadi bahan bagi Pemerintah Aceh untuk terus memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” ujarnya.

Tags: APBA 2025DPRAkeuangan AcehPemerintah Aceh
Previous Post

Pemerintah Pastikan Tak Ada Penyekatan Massa Aksi, Aparat Diminta Kedepankan Pendekatan Humanis

Next Post

Manuskrip Al-Qur’an Aceh Berusia 180 Tahun Mulai Didigitalisasi

Related Posts

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

by Riska Zulfira
27 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyetujui Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Fadhlullah Minta Polemik Bendera Aceh Disikapi Tenang

by Aininadhirah
27 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta masyarakat menyikapi persoalan bendera Aceh dengan sabar dan tenang, seiring proses pembahasan terhadap...

Pemerintah Aceh Terima Catatan dan Rekomendasi DPRA, APBA 2025 Jadi Bahan Evaluasi Perbaikan Anggaran

by Aininadhirah
27 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menerima sejumlah catatan dan rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terhadap Rancangan Qanun...

Next Post

Manuskrip Al-Qur’an Aceh Berusia 180 Tahun Mulai Didigitalisasi

Banjir Bandang Terjang Nepal-Tibet, Tewaskan 157 Orang 

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co