MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto lama

Melihat Kehidupan Mustahik, Penerima Manfaat Zakat di Aceh

Masa Kini by Masa Kini
8 Februari 2020
in Foto lama, Headline
0
Melihat Kehidupan Mustahik, Penerima Manfaat Zakat di Aceh

Zulkifli dan Istrinya berfoto di ranjang besi milik mereka yang posisinya tepat di sebelah tungku masak di dapur rumahnya. Foto: Hamzah Hasballah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Zulkifli berjalan ringkih, pelan dan bungkuk. Usianya hampir 80 tahun. Ia tinggal di rumah panggung yang di beberapa bagian atap telah bocor. Kentara dengan masa mudanya yang bekerja sebagai tukang kayu. “Rumah ini saya bangun sendiri dulunya,” kata Zulkifli.

Cahya Istri Zulkifli berfoto di tungku kayu di dapur rumahnya. Foto: Hamzah Hasballah/masakini.co

Kami datang ke rumah Zulkifli pada Jumat pekan pertama Februari 2020. Dari dipan rumahnya ia menyambut kedatangan kami, menyilakan masuk dan mempersilahkan kami duduk.

Rahmad Raden, Kepala Baitul Mal Aceh memperkenalkan kami, ia bilang selama ini hanya mengenal Zulkifli sebatas namanya. “Kami ingin mengenal juga bapak Zulkifli sekaligus bersilaturahmi ke sini,” kata Rahmad.

RelatedPosts

96 Kios Pasar Jagong Jeget Aceh Tengah Hangus Terbakar

Cuaca Ekstrem Terjang Aceh Besar, Tujuh Rumah Rusak dan Delapan Titik Pohon Tumbang

BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang di Aceh, 14 Wilayah Berpotensi Terdampak

Zulkifli gembira. Ia tersenyum dan mengucapkan sukur. Zakat para dermawan yang dititipkan melalui pemerintah Aceh telah setahun ia terima. “Kita belanja sedikit-sedikit. Beli ikan dan sayur,” kata Cahya, istri Zulkifli yang belakangan tiba.

Di rumahnya di Gampong Tingkeum Darul Imarah, Aceh Besar, Zulkifli bersama Cahya tinggal. Bersama mereka juga ada Farah Nadia, cucu dari saudara kandung Cahya yang masih belia. Sedang anak kandung mereka meninggal saat usia 20 hari, belasan tahun lalu.

Rumah Zulkifli adalah rumah panggung yang ia bangun belasan tahun silam. Rumah kayu itu mengusam tanpa cat. Di bawahnya ada beberapa tumpukan kayu bakar, kayu yang dipakai memasak di tungku kayu di dapur yang atapnya bocor. Sementara di halaman depan ada sebuah sumur berdinding anyaman rumbia dan spanduk bekas.

“Sudah nggak sanggup buat (perbaiki) lagi,” kata Zulkifli perihal rumahnya yang mulai bocor.

Zulkifli merupakan salah satu keluarga pra sejahtera yang mendapatkan santunan zakat. Selain Zulkifli ada sekitar 2.000 lebih masyarakat Aceh Besar dan Banda Aceh yang juga menerima zakat. Per bulannya para mustahik ini mendapatkan jatah Rp. 400 ribu. “Tahun ini ada peningkatan sedikit, jadi lima ratus ribu,” kata Rahmad Raden.

Rahmad mengatakan, para muzakki yang menyerahkan zakat ke Baitul Mal Aceh kebanyakannya adalah mereka yang punya usaha di Banda Aceh dan Aceh Besar. Ihwal itu yang membuat zakat ini kemudian disalurkan ke masyarakat dari dua kabupaten dan kota ini. Sementara para penerima zakat dari kabupaten lain disalurkan langsung oleh Baitul Mal kabupaten/kota lain se Aceh.

“Penerima bantuan fakir uzur ini akan disantuni seumur hidup,” kata Rahmad.

Nek Maneh, salah satu penerima zakat lainnya. Foto: Hamzah Hasballah/masakini.co

Data penerima zakat ini diperoleh dari semua gampong di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Pihak Baitul Mal Aceh kemudian memverifikasi dan sebelum kemudian menyalurkan zakat kepad []
Ummiyah bin Musa, salah satu penerima zakat lainnya. Foto: Hamzah Hasballah/masakini.co

Maimunah, salah satu penerima zakat lainnya. Foto: Hamzah Hasballah/masakini.co

Tags: Baitul Mal AcehPenerima Zakat pemerintah Aceh
Previous Post

Minat Baca Rendah, Illiza Kunjungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

Next Post

Warga Lueng Gayo Tenggelam di Sungai Teunom

Related Posts

YARA Salurkan Infak Rp10 Juta ke Baitul Mal Aceh

by Redaksi
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyalurkan infak sebesar Rp10 juta kepada Baitul Mal Aceh (BMA) sebagai bentuk dukungan...

Wagub Aceh Minta Baitul Mal Perkuat Transparansi untuk Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

by Ahmad Mufti
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menegaskan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf oleh Baitul Mal harus...

Baitul Mal Aceh Salurkan Zakat dan Infak Rp107 Miliar Lebih Sepanjang 2025

by Riska Zulfira
23 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Baitul Mal Aceh sepanjang tahun anggaran 2025 telah menyalurkan dana zakat dan infak sebesar Rp107,296 miliar kepada 40.132...

Next Post
Warga Lueng Gayo Tenggelam di Sungai Teunom

Warga Lueng Gayo Tenggelam di Sungai Teunom

Penyelam Temukan Jenazah Saiful di Dasar Sungai Teunom

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...