MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Puluhan Perajin Kain di Aceh Terima Bantuan Mesin Jahit

Masa Kini by Masa Kini
4 Juli 2020
in Daerah, Headline, News
0
Puluhan Perajin Kain di Aceh Terima Bantuan Mesin Jahit

Plt Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Dyah Erti Idawati, menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 20 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Home Industri di Aula Kantor Camat Krueng Mane Kabupaten Aceh Utara. [Humas Aceh]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Plt Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Dyah Erti Idawati, menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 20 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Home Industri di Aula Kantor Bupati Kabupaten Bener Meriah, kemarin.

Bantuan usaha berupa peralatan mesin menjahit tersebut diserahkan langsung kepada seluruh peserta bimtek yang notabenenya perajin Keurawang Gayo agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi rumah tangga khas kota dingin tersebut.

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

Dyah mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dekranasda Aceh dengan Dinas Koperasi dan UKM Aceh.

“Saya mau bantuan ini jangan disia-siakan para peserta harus fokus dan sungguh-sungguh mengikutinya (Bimtek) sehingga pengrajin Aceh bisa lebih inovatif dan kreatif. Dekranasda ini hadir untuk memajukan pengrajin,” kata Dyah.

Ia menuturkan, Bimtek tersebut merupakan program kerja tahunan Dekranasda Aceh bersama Dekranasda di seluruh kabupaten/kota, untuk melakukan pembinaan terhadap para pengrajin di daerah agar bisa menciptakan produk kerajinan yang berkualitas dan tentunya sesuai dengan ciri khas yang berkembang di daerah tersebut.

“Di masing-masing daerah berbeda pelatihan produk kerajinan, seperti di Kabupaten Pidie, Bireuen, Aceh Timur dan Simeulue, kita ada pelatihan bagi pengrajin anyaman tikar pandan. Lalu ada pelatihan Tenun Keurawang di Aceh Besar, Lhokseumawe, dan Aceh Utara”.

“Khusus untuk kerajinan sulaman benang emas kita kembangkan di Aceh Barat, Abdya, dan Aceh Selatan. Di Aceh Besar ada kerajinan songket, sedangkan di Gayo ini, kita menyelenggarakan pelatihan kerajinan Keurawang Gayo,” ujar Dyah.

Tujuan dari pelatihan itu, kata Dyah, adalah salah satu strategi Dekranasda Aceh untuk mendorong agar produk kerajinan khas daerah Aceh bisa semakin berkembang dan dikenal secara luas, serta mendorong pengrajin untuk mengikuti kemajuan teknologi informasi dalam mempromosikan produknya, sehingga penjualan bisa lebih efektif dan efesien. Dengan begitu pemasaran produk dapat menyentuh hingga pasar global.

Selain itu, Dyah juga mengingatkan kepada seluruh para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) khususnya pengrajin di tengah pandemik Covid-19 yang hampir melumpuhkan sektor perekonomian Aceh, diharapkan para pengrajin harus memiliki berbagai strategi untuk bisa bertahan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membaca kondisi pasar saat ini, “Seperti saat ini kita butuh masker, pengrajin bisa berinovasi dengan membuat masker dengan kreatifitasnya, contohnya masker dengan bordiran motif khas Aceh,” kata Dyah.

Usai menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Kabupaten Bener Meriah, Dyah Erti didampingi Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Aceh Zulfadli bertolak ke Aceh Utara, di Kecamatan Krueng Mane, untuk menyerahkan bantuan serupa kepada 20 peserta Bimtek usaha industri rumah.

Di kesempatan itu, Dyah kembali mengingatkan, kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap virus Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun. Dengan demikian, resiko penyebaran dapat diminimalisir dan hidup senantiasa produktif dan aman dari segala ancaman pandemik Covid-19.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Zulfadli mengatakan bahwa penyerahan bantuan UEP untuk industri rumah tangga diserahkan di dua kabupaten yakni Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan yang diberikan total 160 mesin jahit dan 40 mesin potong kain yang akan di bagikan untuk 40 peserta yang memiliki usaha rumah tangga dibidang konveksi.

Ia menyebutkan, masing-masing kabupaten mendapatkan 80 mesin jahit dengan fungsi yang berbeda-beda dan 20 mesin potong kain yang di bagikan untuk 20 peserta bimtek.

“Jadi setiap orang akan mendapatkan 4 mesin jahit yaitu mesin bordir, mesin obras, mesin jahit kain tebal, mesin jahit normal, dan satu alat potong kain, sehingga setelah bimtek selesai para penerima manfaat bisa langsung mengajukan usahanya,” ujar Zulfadli.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan program tahunan Dinas Koperasi dan UKM Aceh guna untuk mengentaskan kemiskinan di Aceh.

“Setiap tahun kita memang punya program untuk home industri cuma di masing-masing daerah kita akan lihat terlebih dahulu potensinya, jika potensi daerah adalah konveksi kita berikan mesin jahit jika tata boga akan kita berikan alat-alat perlengkapan memasak,” jelasnya.

Harapnya, selain dapat menurunkan angka kemiskinan, hal itu juga akan memberikan dampak positif pada penurunan pengangguran dengan memberdayakan masyarakat sekitarnya. []

Tags: BantuanDekranasda Acehmesin jahit
Previous Post

Kapolri: Polisi Gunakan Narkoba Harusnya Dihukum Mati

Next Post

Aminullah Minta Perangkat Desa Rapid Test Setiap Tamu yang Tiba dari Luar Aceh

Related Posts

Suluk Jadi Tempat Pulang Terakhir Jariyah di Bulan Ramadan

by Riska Zulfira
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Di depan tenda pengungsian di Desa Lueng Tuha, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jariyah duduk diam. Usianya...

AirAsia Terbang Lagi di Aceh

Libur Nataru, Penumpang di Bandara SIM Turun 15,2 Persen Meski Pergerakan Pesawat Naik

by Riska Zulfira
23 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Arus penumpang di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, tercatat mengalami penurunan selama periode libur...

Pakaian hasil donasi untuk korban bencana di Pidie Jaya | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Baju Donasi Tak Layak, Pengungsi Pidie Jaya Masih Kekurangan Pakaian

by Aininadhirah
22 Desember 2025
0

MASAKINI.CO -  Sejumlah pengungsi di Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, mengeluhkan kondisi bantuan pakaian donasi yang diterima pascabanjir dan longsor. Menurut...

Next Post
Pulang dari Zona Merah, 8 Warga Jalani Rapid Test di Aceh Besar

Aminullah Minta Perangkat Desa Rapid Test Setiap Tamu yang Tiba dari Luar Aceh

Kasus Covid-19 di Arab Saudi Tembus 200 Ribu

Kasus Covid-19 di Arab Saudi Tembus 200 Ribu

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co