MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Jangan Beri Stigma Negatif pada Pasien COVID-19

Redaksi by Redaksi
11 Oktober 2020
in Nasional, News
0
6 Gejala Tak Biasa COVID-19, Benjol di Lidah hingga Cegukan

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah masyarakat seorang pasien COVID-19 atau penyintas, sering mengalami diskriminasi atau dikucilkan. Ini dikarenakan virus yang belum ada vaksinya tersebut dianggap sebagai aib dan penyakit menular yang menakutkan.

Psikolog Anak dan Keluarga, Mira Amir, mengatakan bicara soal stigma tidak bisa lepas dari informasi yang beredar selama pandemi.

RelatedPosts

Mendikdasmen Targetkan Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Kembali Normal Tahun Ajaran Baru

Jaksa Ajukan Kasasi atas Putusan Bebas Dua Terdakwa Korupsi Wastafel

Mendikdasmen Resmikan 21 Sekolah Hasil Revitalisasi di Pidie, Nilai Bantuan Capai Rp24,17 Miliar

Masyarakat yang masih melabeli pasien atau penyintas dengan stigma, bisa saja diakibatkan minimnya informasi. Atau informasinya cukup tetapi yang diterima sudah terdistorsi dan berkembang jadi informasu keliru.

“Stigma muncul karena faktor mereka kurang mendapatkan informasi yang utuh dan benar. Jadi hanya katanya-katanya, kalau ditanyakan dari siapa, dijawab enggak tahu deh pokoknya ada yang bilang gitu. Padahal baiknya mereka dapat informasi dari dokter atau tenaga medis,” kata Mira Amir dalam talkshow BNPB ‘Menghapus Stigma Pasien COVID-19’ baru-baru ini,.

Menurutnya, akan lebih mudah (menghilangkan stigma) kalau di antara mereka ada yang bisa menyosialisasikan informasi yang benar. Misalnya mereka yang lebih tahu karena pendidikannya lebih baik, lebih bijak, dan punya pengaruh di lingkungan

“Stigma negatif orang lain itu sesuatu yang di luar kontrol kita. Begitu kita positif, lebih baik kita fokus padahal yang bisa kita kontrol, jadi bukan omongan orang atau stigma negatif tersebut. Stigma negatif itu akibat ketidak tahuan atau kurang paham lingkungannya pada kondisi pasien Covid-19,” paparnya.

Maka saran Mira, lebih baik selalu berpikir positif yang membuat tubuh dan pikiran bahagia. Mira memahami bahwa COVID-19  memang belum ada obatnya, tetapi bisa dicegah dengan wajib menerapkan protokol kesehatan dengan 3M yakni Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Memakai masker.

“Meski penyintas COVID-19, tapi masyarakat tidak perlu takut karena meski belum ada obatnya tapi sebenarnya penyakit ini bisa sembuh kalau kita fokus sama kesehatan kita sendiri. Dan dicegah dengan 3M yakni Menjaga jarak, Memakai masker, dan Mencuci tangan. Edukasi ini yang penting,” tutup Mira. []

JAWAPOS

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19stigma negatif
Previous Post

1.622 WNI di Luar Negeri Terjangkit COVID-19

Next Post

Menko Luhut dan Menlu RRT Bahas Sinergi Hadapi Covid

Related Posts

Diananda Choirunisa yang Ingin Patahkan Stigma

Diananda Choirunisa yang Ingin Patahkan Stigma

by Riska Zulfira
16 September 2024
0

MASAKINI.CO - Srikandi Panahan Jawa Timur Diananda Choirunisa memboyong tiga medali emas pada cabang olahraga panahan di tiga kelas yang...

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Next Post

Menko Luhut dan Menlu RRT Bahas Sinergi Hadapi Covid

Hari ini Pasien Covid-19 yang Sembuh di Indonesia Capai 3.546

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co